Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto Diganjar Predikat Terbaik III Pembina K3 Jawa Timur

Gambar berita
11 Januari 2024 (12:34)
Pelayanan Publik
1804x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto meraih Penghargaan Terbaik III Pembina K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Tingkat Provinsi Jawa Timur. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa dalam Apel menyongsong Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun 2024 di PT Ajinomoto, Mojokerto, Kamis (11/01/2024) pagi.

Melalui sambungan selulernya, Andriyanto berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang bukan hanya menjadikan K3 sebagai kewajiban. Namun menjadi sebuah kebutuhan. 

Artinya, K3 menjadi atensi penting yang menjadi prioritas pengawasan agar para pekerja terhindar dari kecelakaan saat bekerja. 

"Kita tekankan kepada perusahaan untuk memastikan seluruh pekerjanya dalam keadaan baik dan terhindar dari kecelakaan melalui komitmen menjaga K3. Jadi sebuah kebutuhan yang sangat penting," katanya.

Bagaimana menjaga komitmen K3 agar terus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab? Andriyanto menegaskan bahwa Pemerintah Daerah intens berkomunikasi dengan perusahaan melalui banyak jaringan dan forum. Seperti APINDO, Komunitas HRD Club', Kadin (Kamar Dagang dan Industri) dan lainnya.

Melalui komunikasi tersebut, Pemkab Pasuruan dapat mengetahui perkembangan perusahan yang terus berkomitmen melaksanakan K3 atau tidak.

"Syukur Alhamdulillah jalinan komunikasi Pemda dengan Perusahaan selalu terjalin dengan baik. Kondisi inilah yang kami harapkan dapat terus dijaga demi keselamatan  warga Kabupaten Pasuruan saat bekerja.

"Kami terus menghimbau perusahaan untuk mempertahankan komitmen yang sudah sangat baik ini," harapnya.

Di Kabupaten Pasuruan sendiri, jumlah perusahaan yang menerapkan K3 cukup banyak. 

Dari sekian banyak yang menerapkan, ada 39 perusahaan yang didaftarkan untuk mengikuti Lomba K3 tingkat Provinsi. 

Andri berharap keberhasilan yang telah diraih oleh perusahaan dapat diikuti oleh perusahaan lain yang belum menerapkan K3.

"Karena kalau ada satu saja kecelakaan di tempat kerja, maka potensi perselisihan antara pekerja dengan perusahaan akan bisa muncul jikalau tidak ada tanggung jawab yang dilakukan perusahaan. Saya harap perusahaan yang belum menerapkan K3 untuk segera menerapkannya," harapnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan.

"Yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja kita," ujarnya.

Lanjut Khofifah, keberhasilan program K3 ini tidak hanya akan menekan kerugian, tetapi dapat meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia. Sehingga sangat membantu dalam menunjang pembangunan nasional, pembangunan regional maupun pembangunan di tingkat lokal.

"Dan tentu akan meningkatkan daya saing kita untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing nasional di era global," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...