Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Nurkholis Sambut Baik Program Konservasi Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi FORDAS

Gambar berita
07 Oktober 2024 (12:16)
Pelayanan Publik
986x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis mengapresiasi beragam kegiatan yang hingga saat ini terus digencarkan oleh Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Kabupaten Pasuruan. Sekaligus berharap agar ada keberlanjutan program yang dilakukan secara kontinyu dan terukur.

Dalam forum audiensi bertema "Penguatan Forum Untuk Pengelolaan DAS Berbasis Pentahelix Menuju Kabupaten Pasuruan Penuh Maslahat" tersebut disampaikan tentang beberapa isu penting pengelolaan DAS. Mulai dari konservasi alam melalui pemulihan lahan kritis, pengelolaan sampah, pemberdayaan ekonomi, aktivitas komunikasi dan advokasi hingga efisiensi air tanah dalam.     

"Saya meyakini bahwa semua ide kita ini bisa terlaksana. Insyaallah banyak-banyak yang semangat membantu. Apalagi di Kabupaten Pasuruan sumber daya, semua ada," ujarnya pada hari Senin (7/10/2024).

Bertempat di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan, Pj. Bupati Nurkholis menyambut baik rencana kegiatan launching tanam pohon konservasi. Seraya berharap agar nantinya ada gebrakan yang dapat mengangkat produk lokal Kabupaten Pasuruan. Misalnya, penanaman bibit Mangga Klonal 21 yang dilakukan secara massif di beberapa wilayah. 

"Untuk rencana kegiatan launching tanam pohon konservasi bisa ditanam pohon Mangga Alpukat. Mungkin bisa sampai 30 ribu bibit. Teknisnya bisa dibicarakan dengan OPD terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tentang ketersediaan bibitnya juga potensi lahannya," imbuhnya didampingi oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bakti Jati Permana dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Taufiqul Ghony.

Masih dalam agenda yang dihadiri oleh Tim Ahli sekaligus akademisi Universitas Gadjah Mada,  Heru Hendrayana, Direktur Yayasan Cempaka dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait tersebut, Pj. Bupati Nurkholis juga menyerukan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Tentunya harus dilakukan secara bersama-sama, baik Pemerintah Daerah maupun unsur Pentahelix lainnya. Hal itu merespon paparan hasil riset hidrogeologi di DAS Kedunglarangan yang disampaikan oleh Tim Ahli UGM dan Montpellier University, Perancis.

"Hal paling penting yang harus kita lakukan bersama adalah menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan. Bukan berarti harus melarang kegiatan eksplorasi sumber daya alam seperti aktivitas penambangan, misalnya. Tetapi memang alangkah baiknya jika pengerjaannya harus didasarkan kajian dari para ahlinya," tandasnya.

Sebelumnya dalam laporannya, Ketua FORDAS Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony menjabarkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Tim FORDAS sepanjang tahun 2024. Khususnya, limitasi waktu mulai Januari hingga September 2024. Tidak terkecuali tentang rencana Bimbingan Teknis (Bimtek) GIS Perusahaan dan Penyedia Jasa Lingkungan terkait Konservasi dan Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH). Berikut, memperkenalan seluruh Pengurus FORDAS. (Eka Maria)  


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...

Article Image
Tinjau Banjir Kedungringin. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto Acungi Jempol Pemkab Pasuruan Bangun Shelter dan Terus Penuhi Kebutuhan Kedaruratan Warga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto berku...

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...