Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Nurkholis Minta Gemah Rempah Loh Jinawi Brang Kulon Terus Dilanjutkan Demi Kelestarian Budaya Lokal

Gambar berita
28 September 2024 (08:47)
Budaya
1360x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Gemah Rempah Loh Jinawi Brang Kulon, sebuah festival yang mempunyai tujuan sebagai interaksi kebudayaan di Kabupaten Pasuruan, luar biasa.  

Event yang dimulai sejak 21 September lalu ditutup oleh Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis di Lapangan Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Sabtu (28/9/2024).

Dalam acara tersebut, hadir pula Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan (PPK) Kemendikbudristek, Irini Dewi Wanti; kemudian Pj Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Rr Dewi Maharani Nurkholis; Kapolres Pasuruan, AKBP Teddy Chandra dan undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Nurkholis mengatakan, Gemah Rempah Loh Jinawi Brang Kulon merupakan bukti nyata bahwa Indonesia, khususnya di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan memiliki budaya adat lokal yang menjadi warisan budaya leluhur Suku Tengger. Seperti Seni ketipung slompret suku tengger, monelan jarak kencak, tari kendhayaan, pencak kembangan hingga udeng yang menjadi "hiasan kepala" khas Suku Tengger. 

"Program ini menjadi cara untuk merefleksikan kembali tradisi-tradisi kuno yang masih dijaga dengan baik oleh masyarakat suku tengger brang kulon yang erat kaitannya dengan jalur rempah nusantara," katanya. 

Dengan selesainya program Gemah Rempah Loh Jinawi Brang Kulon, Nurkholis berharap kegiatan tersebut tidak langsung berhenti begitu saja. Melainkan diimplementasikan dalam aktifitas masyarakat, sehingga dapat mengangkat perekonomian demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan.

"Saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan berkelanjutan. Demi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kelestarian budaya lokal, sehingga bisa menambah kemajuan warisan budaya yang ada di Kabupaten Pasuruan," harapnya. 

Sementara itu, Irini Dewi Wanti menjelaskan bahwa Gemah Rempah Loh Jinawi merupakan sebuah festival yang mempunyai tujuan sebagai interaksi kebudayaan yang dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan berkaitan dengan jalur rempah. 

Ia meyakini, giat tersebut dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memperkuat ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan, sesuai dengan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Terlebih, perjalanan jalur rempah tidak hanya tentang perdagangan dan budaya, tetapi juga tentang orang, alam, dan lingkungan di dalamnya. Pada perkembangannya kini jalur rempah dimanfaatkan sebagai cara kolaborasi antar negara untuk mewujudkan perdamaian dan pertemanan melalui UNESCO.

"Budaya Jalur Rempah diharapkan dapat menjadi salah satu pemicu bagi Laskar Rempah untuk memperluas wawasan, kecintaan, serta rasa memiliki terhadap Jalur Rempah yang akan diajukan sebagai salah satu warisan dunia UNESCO," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...