Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto optimis, Tim Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Pasuruan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Tentunya, ungkapan bernada positif itu harus dibarengi dengan kemitraan lintas lini dalam upaya memberikan pendampingan kepada nelayan.
Di hadapan Tim FORIKAN Periode 2023-2025, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur tersebut menjabarkan beberapa poin penting. Diantaranya menyoal pendampingan terhadap profesi nelayan secara bersama-sama agar lebih produktif dalam mengolah sumber daya perikanan yang digelutinya.
"Mari kita berikan pendampingan pada nelayan supaya mendapatkan ikan. Bagaimana juga pengolahan hasil tangkapan ikannya dengan mengoptimalkan hilirisasi hasil laut. Makanya kalau kita melakukan pendekatan terhadap profesi nelayan harus betul-betul tuntas dari hulu ke hilir. Pendekatannya spesifik lokal. Jangan parsial, setengah-setengah," tandasnya di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.
Lebih lanjut, Pj. Bupati Andriyanto meminta kepada Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan agar menghubungkan nelayan dengan dunia perbankan. Sehingga diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pengembangan usaha di sektor perikanan.
"Semisal ada nelayan yang tidak mampu membeli solar atau pakan ikan, misalnya, maka bisa kita lakukan pendekatan kepada dunia perbankan. Seperti Mina Mandiri, Bank Jatim. Pinjaman diberikan sampai mereka bisa panen," urainya pada hari Rabu (27/12/2023).
Di sisi lain, Pj. Bupati Pasuruan juga menyampaikan korelasi antara peningkatan taraf ekonomi elayan dengan gerakan gemar konsumsi ikan yang digaungkan oleh Tim FORIKAN Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya ikan sebagai budaya, maka secara otomatis akan meningkatkan produktivitas industri pengolahan ikan yang berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan nelayan.
"Atas nama Pemkab Pasuruan, saya menyambut baik dan mengucapkan selamat atas terbentuknya Tim FORIKAN Kabupaten Pasuruan Periode 2023-2025. Semoga menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk melakukan koordinasi dan sinergi program kegiatan dalam rangka meningkatkan angka konsumsi ikan dan penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan," ucap Pj. Bupati Pasuruan dengan bersemangat.
Di penghujung sambutannya, pria berkacamata berpembawaan enerjik tersebut mengapresiasi eksistensi dan prestasi FORIKAN Kabupaten Pasuruan. Sehingga berhasil meraih penghargaan dari FORIKAN Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan Hari Ikan Nasional ke-10 yang diberikan oleh Ketua FORIKAN Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak.
"Semoga penghargaan dan prestasi tersebut mampu meningkatkan peran FORIKAN dan kontribusinya dalam peningkatan konsumsi ikan dan penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan. Juga bisa menjadi spirit agar ke depannya jauh lebih baik. Mari kita bersama-sama tahun 2024 jadikan momentum supaya FORIKAN lebih banyak berprestasi lagi," ajaknya.
Sebelumnya, Ketua FORIKAN Kabupaten Pasuruan Periode 2023-2025, Luhur Ngudi Setyaningrum Andriyanto menyebutkan, digelarnya Rakor sebagai media koordinasi perencanaan program dan kegiatan dengan OPD dan stakeholder. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan angka konsumsi ikan di Kabupaten Pasuruan sebagai upaya bersama mewujudkan generasi sehat, cerdas dan terbebas dari stunting. (Eka Maria)
Komentar