Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto menyatakan, kehadiran Kantor Sekretariat Penelusuran Jejak Sejarah Pasuruan (PJSP) sangat potensial memajukan seni budaya asli Kabupaten Pasuruan. Ungkapan bernada optimisme itu disampaikannya pada saat meresmikan bangunan yang dimanfaatkan sebagai ruang rapat tersebut.
Berlokasi di dekat Rumah Dinas Camat Grati, keberadaan Kantor Sekretariat PJSP diharapkan akan memberikan keleluasan ruang gerak bagi komunitas seniman, sejarawan dan budayawan asli Kabupaten Pasuruan. Sehingga akan semakin produktif dalam mengembangkan sekaligus melestarikan warisan seni budaya.
"Dengan adanya Sekretariat PJSP, saya berharap betul teman-teman sejarawan, seniman dan budayawan bisa melestarikan budaya Kabupaten Pasuruan. Silahkan berekspresi. Yang pasti, kami, Pemkab Pasuruan hadir membersamai. Sekalipun dukungan yang diberikan tidak harus berupa alokasi anggaran untuk pelaksanaan kegiatan seni budaya. Karena semua kegiatan harus masuk dalam SIPD di tahun sebelumnya," tuturnya pada hari Sabtu (9/3/2024).
Meskipun demikian, Pj. Bupati Andriyanto tetap memberikan atensi dan peluang kepada para pelaku seni agar menyampaikan gagasan-gagasannya. Utamanya yang berkaitan langsung dengan keberlanjutan eksplorasi seni budaya, untuk kemudian akan difasilitasi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Atau jika semisal ada situs sejarah yang perlu dipelajari, maka kita perlu mendatangkan narasumber berkompeten yang membutuhkan uang transport. Tidak apa-apa, monggo bisa diusulkan untuk dianggarkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," urainya sambil tersenyum.
Dalam acara silaturahmi yang juga diikuti oleh Camat Grati dan komunitas pecinta Pusaka/Keris dan beberapa organisasi non Pemerintah tersebut, Pj. Bupati Pasuruan tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada PJSP. Seraya berharap, ke depannya mampu mewadahi ide-ide segar para pegiat seni budaya dalam upaya lebih menghidupkan penelusuran jejak sejarah Pasuruan.
"Saya benar-benar memberikan apresiasi kepada PJSP dengan Sekretariat barunya untuk mengembangkan seni budaya khas Kabupaten Pasuruan. Ke depannya barangkali bisa membuat cabang Kantor Sekretariat selanjutnya," pungkas Pj. Bupati Andriyanto didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tri Agus Budiharto dan Kepala Dinas Pariwisata, Agus Hari Bawa.
Diketahui, hadirnya PJSP bertujuan untuk mengenalkan sejarah terbentuknya Pasuruan. Hal tu ditandai dengan penemuan benda-benda bersejarah. Misalnya, keris, peralatan pertanian, pedang, patung, uang gobok dan gerabah peninggalan nenek moyang terdahulu. (Eka Maria)
Komentar