Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Petani Mangga Alpukat di Rembang Sudah Mulai Panen

Gambar berita
30 Juni 2023 (11:08)
Agrowisata
3651x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Para petani mangga klonal 21 alias mangga alpukat di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan mulai panen.

Meski masih panen apitan alias awal musim panen, namun jumlah mangga yang mampu dijual di setiap harinya lumayan banyak.

Sariyanto (38), salah satu petani mangga di Rembang mengaku sudah  menjual antara 4-6 kwintal mangga dengan kualitas super atau grade A dan grade B dalam satu hari. 

Jangan tanya harga, karena di awal panen ini, untuk satu kilogram mangga super dijual lumayan mahal dengan harga Rp 45 ribu-Rp 50 ribu. Namun untuk mangga grade B masih di harga antara Rp 20 ribu-Rp 30 ribu per kilogramnya.

"Memang masih mahal karena belum panen raya," singkat Riyan saat ditemui di rumahnya, Jumat (30/06/2023).

Mangga-mangga yang dijual Riyan berasal dari para petani di Desa Wonokerto, Oro-Oro Ombo Wetan dan Oro-Oro Ombo Kulon, dan sebagian mangga dari kebun miliknya.

"Saya kebetulan punya 100 pohon mangga yang saya tanam di lahan kurang lebih setengah hektar. Dan selebihnya dari petani mangga di Wonokerto, Rombo Wetan dan Rombo Kulon," akunya.

Untuk bisa memasarkannya, Riyan tak perlu repot lagi, lantaran sudah ada pelanggannya yang datang langsung ataupun order melalui pemesanan online. Rata-rata pembelinya berasal dari Semarang, Bandung, Surabaya dan Jakarta.

"Ya di rumah saja, nggak ke mana-mana. Dulu masih ikut pameran dan sejenisnya, tapi kalaupun ada, ya saya tetap ikut untuk lebih memperkenalkan ke yang belum kenal," jelasnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal persaingan antar penjual, Riyan menegaskan bahwa hal tersebut sangat wajar. Yang terpenting, mangga-mangga miliknya sudah pasti masak pohon, tidak karbitan dan berkualitas.

"Para petani di sini metik mangganya sangat bagus. Kalau gak masak pohon ya gak akan dipetik. Tanpa dikarbit sudah masak sendiri dari pohonnya," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...