Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Penyintas Covid-19 di Kabupaten Pasuruan Dapat Donorkan Plasma Bagi Pasien Terkonfirmasi Positif Yang Membutuhkan

Gambar berita
01 Juli 2021 (10:30)
Pelayanan Publik
2318x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pasuruan meminta kepada seluruh penyintas Covid-19 agar bersedia mendonorkan plasma konvalensennya. Nantinya akan diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkannya.

Disampaikan setelah pengajian rutin Khotmil Qur’an pagi tadi, Kamis, (1/7/2021), Gus Mujib sapaan familiar Wakil Bupati Pasuruan menghimbau agar donor plasma konvalensen tersebut dapat dilakukan secara kolektif. Terutama bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang merupakan penyintas Covid-19. Tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku.             

“Saya harapkan semua penyintas, terutama ASN Pemkab Pasuruan untuk mendonorkan plasmanya. Karena jelas sangat dibutuhkan untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisi darurat Covid-19 saat ini, ASN Pemkab Pasuruan harus menunjukkan jatidiri kemanusiaannya untuk masyarakat”, ajak Wakil Bupati di hadapan peserta Khotmil Qur’an yang diikuti oleh seluruh OPD dan stake holder Kabupaten Pasuruan tersebut.

Diketahui, plasma konvalensen yakni plasma yang diambil dari penyintas Covid-19 diantara terapi tambahan bagi pasien terkonfirmasi positif. Kandungan antibodi Covid-19 diharapkan dapat bereaksi/menetralisir antigen virus Corona.

Adapun syarat-syaratnya, mereka masyarakat yang sembuh dari Covid-19 dan pernah dirawat di RS (tidak lebih dari 3-6 bulan yang lalu) dengan derajat sedang/berat. Pastinya telah dinyatakan sembuh, tanpa gejala 14 hari dan tidak pernah menerima donor plasma konvalensen. Khusus bagi laki-laki berusia 18-60 tahun. Bagi perempuan, belum menikah dan belum pernah hamil. Baik laki-laki maupun perempuan disyaratkan tidak memiliki riwayat penyakit komorbid dan diutamakan yang pernah donor darah.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Kepegawaian Kependidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) menginventarisir ASN yang pernah menjadi penyintas Covid-19. Untuk selanjutnya mengarahkan bagi yang memenuhi kriteria, mendonorkan darahnya ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan yang kemudian akan diproses menjadi plasma konvalensen. Siap didistribusikan untuk para pasien Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD Bangil/ RSUD Grati/ RS Prima Husada, Sukorejo.

Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan angka kesembuhan bagi pasien terkonfirmasi positif  yang saat ini memenuhi RS rujukan Covid-19. Sekaligus sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan bagi masyarakat di masa pandemi. (Eka Maria)  


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...