Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pengrajin Sandal di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol Kebanjiran Order Souvenir Pernikahan

Gambar berita
03 Agustus 2021 (18:25)
Ekonomi
3862x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski omset menurun hingga 50% akibat Pandemi, namun para pengrajin sandal di Dusun Karangbangkal, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mulai sumringah.

Pasalnya, sandal buatan mereka kini diincar oleh para pasangan yang hendak menikah untuk dijadikan souvenir pernikahan.

Salah satunya adalah Tatik Farichah (45) yang tak lain adalah Ketua kelompok UPPKS Al Diva Maju Jaya di Desa Karangrejo.

Ia menuturkan, di saat sandal-sandal buatannya tak bisa dikirim ke luar daerah lantaran penyekatan di mana-mana, ternyata ada banyak muda-mudi yang memesan souvenir perkawinan dalam bentuk sepasang sandal.

Pesanan tersebut tentunya menjadi berkah baginya dan anggota yang sama-sama merasakan bagaimana beratnya bertahan di tengah Pandemi Covid-19.

“Hanya bisa bersyukur, karena ada rejeki yang Allah SWT berikan untuk kami melalui pemesanan souvenir pernikahan ini,” kata Tatik, saat ditemui di rumahnya, Selasa (03/08/2021) siang.

Khusus di bulan agustus ini, Tatik mengaku mendapatkan order sebanyak 6 ribu pasang sandal. Ribuan pasang sandal ini merupakan sandal jepit perempuan bermotif yang ia jual dengan harga grosir, yakni cuma Rp 6 ribu/pasang.

“Saya kasi harga grosi. Makanya banyak yang pesan, karena memang murah sekali Cuma Rp 6 ribu,” singkatnya.

Meski murah, tapi sandal buatannya tak murahan. Tatik mengaku bahwa sandal buatannya laris di pasaran. Utamanya di Provinsi Kalimantan, di mana pesanan yang datang padanya sampai melebihi kemampuan dalam membuatnya.

Rahasianya hanya satu, yakni menjaga kualitas sandal agar tetap nyaman dipakai dan tak gampang putus atau rusak.

“Bisa saya bilang bahwa di Kalimantan, kami memiliki pangsa pasar tersendiri. Ya karena murah tapi bagus. Gak gampang putus dan tahan lama,” ungkapnya.

Dengan banyaknya pesanan sandal sebagai souvenir pernikahan, Tatik melibatkan para tetangganya yang juga anggota kelompoknya. Tercatat ada 12 kelompok pengrajin sandal yang mengandalkan penghasilannya dari membuat sandal.

“Semua sandal kirimnya ke saya. Kemudian saya jual sesuai pesanan. Ada adik saya yang membantu pengirimannya,” jelasnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal pengaruh PPKM Level terhadap proses pengiriman sandal, Tatik mengaku mau tak mau harus kehilangan lebih dari 50% omset yang biasanya dicapai dalam satu bulan.

Dalam satu bulan sebelum pandemic datang, omset yang diterimanya secara bersih mencapai Rp 8 juta. Akan tetapi, sejak pandemi plus kebijakan PPKM darurat/level, dalam satu minggu yang biasanya mengirim 50 kodi, kini menyisakan 20 kodi.

Sehingga secara otomatis membuat omsetnya menurun drastic hingga menyisakan Rp 2 juta.

“Kalau dulu bisa ditabung untuk memperluas usaha. Tapi kalau sekarang ya cukup buat makan sehari-hari. Yang penting sehat, itu saja” tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...