Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pengganti Rastra, 109.031 Keluarga Kurang Mampu di Kabupaten Pasuruan Mulai Menerima BPNT

Gambar berita
11 Mei 2018 (13:02)
Ekonomi
4641x Dilihat
0 Komentar
admin

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mulai mendistribusikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai pengganti program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra).

Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan kartu BPNT kepada 109.031 keluarga penerima manfaat (KPM)yang tersebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan sejak tanggal 7 Mei 2018 dan ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44.098 penerima  BPNT dan tercatat juga sebagai penerima PKH (Program Keluarga Harapan), sedangkan sisanya yakni 64.933 penerima BPNT murni.

“Kalau penerima PKH pasti menerima BPNT, tapi kalau penerima BPNT belum tentu menerima PKH,” kata Gunawan saat ditemui di kantornya, Jumat (11/05/2018).

Dijelaskannya, untuk besaran bantuan BPNT, per-KPM menerima masing-masing sebesar Rp110 ribu dalam bentuk Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BNI. Besaran uang tersebut tak serta merta bisa digunakan untuk membeli sejumlah sembako apapun, melainkan hanya beras dan telur di e-warung atau agen yang ditunjuk oleh Bank BNI.

“Jadi gak bisa dibuat beli yang lain, karena ini sebagai bagian dari pengawasan dan pengendalian masyarakat. Tujuannya semata-mata untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan akan beras dan telur sebagai menu utama keluarga,” imbuhnya.

Lebih lanjut Gunawan menegaskan bahwa pendistribusian BPNT merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan tentang bantuan dan perlindungan sosial yang bersinergi dengan program pelayanan kesehatan dan pendidikan.

"Mudah-mudahan dengan adanya program tersebut bisa mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan di kalangan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Tak hanya penanggulangan kemiskinan, pendistribusian BPNT juga bagian dari cara untuk menciptakan harmonisasi,sinergi dan membangun kesepahaman yang sama atara stakeholder yang terlibat dengan tim koordinasi bantuan,pihak kecamatan dan pemerintahan desa dalam pelaksanaan BPNT tahun 2018.

"Mudah-mudahan dengan kerjasama antara Dinas dan stakeholder yang terkait program yang akan di laksanakan bisa dipetanggungjawabkan dan bisa di capai hasil yang efektif dan efisien", beber dia (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...

Article Image
Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Masyarakat Cek Kebugaran

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Mas Rusdi Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Kerja Nyata

Bupati Pasuruan, Mas Rusdi melantik dan mereposisi sejumlah pejabat di lingkunga...