Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Raih Best Public Health 2024

Gambar berita
26 September 2024 (02:40)
Kesehatan
1387x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih penghargaan tingkat nasional.

Kali ini di ajang CNN Indonesia Awards 2024, Pemkab Pasuruan meraih penghargaan untuk kategori Best Public Health.

Pantauan di lokasi, penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Transmedia Latif Harnoko kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, di The Westin Surabaya, Rabu (25/9/2024) malam.

Menurut Sekda, diraihnya penghargaan kategori Best Public Health tak lain karena komitmen Pemerintah Daerah di bidang kesehatan. Salah satunya dengan kehadiran program Universal Health Coverage (UHC) yang terbukti  memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan.

"Kalau dilihat dari jumlah peserta BPJS Kesehatan atau universal health coverage di Kabupaten Pasuruan telah mencapai 99,66 persen sampai 1 September 2024 kemarin. Ini jadi bukti keseriusan Pemkab Pasuruan agar masyarakat bisa menjangkau akses kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat," kata Yudha melalui sambungan selulernya, Kamis (26/9/2024) pagi.

Dijelaskan Sekda, hingga saaat ini, coverage BPJS Kesehatan untuk warga Kabupaten Pasuruan sudah mencapai 1.628.264 jiwa. Dengan begitu, sudah jelas bahwa program ini membuat warga Kabupaten Pasuruan mempunyai akses kepada layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

"Akses kepada layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif menjadi tercukupi melalui Kartu Indonesia Sehat," terangnya.

Selain UHC, program layanan kesehatan Pemkab Pasuruan yang berdampak nyata kepada masyarakat adalah ODF.

Satu kata yang merupakan singkatan dari open defecation free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan ini sudah tidak ada lagi di Kabupaten Pasuruan.

Per tahun ini, tepatnya Per 25 juni 2024 lalu, Kabupaten Pasuruan sudah dinyatakan 100 persen ODF. Termasuk program Jambanisasi, kampanye perilaku hidup sehat dan sanitasi total berbasis masyarakat.

Menurut Yudha, dalam dua tahun terakhir dari 2022 ke 2023, jumlah Desa ODF di Kabupaten Pasuruan terus bertambah dari 151 desa menjadi 194 desa. Dan sisanya diselesaikan di tahun ini dengan banyak program, kegiatan dan perjuangan yang luar biasa.

Namun semua itu terbayar dengan kondisi Kabupaten Pasuruan yang lebih bersih tanpa ada lagi pemandangan jamban helikopter maupun warga yang masih saja BAB (buang air besar) di Sungai atau di sembarang tempat.

"Semua camat, kades dan lurah kita mintai tanda tangan pakta integritas. Isinya tentang komitmen menciptakan lingkungan masyarakat yang bebas dari buang air besar di sembarang tempat," jelasnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Konsultasi ke Kanwil Kemenkum Jatim, Pemkab Pasuruan Percepat Harmonisasi Rancangan Perbup

Dalam rangka tindak lanjut atas permohonan pengharmonisasian, pembulatan, dan pe...

Article Image
Puluhan Peserta Lomba Mendongeng Bikin Kagum Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo

Ada banyak cara yang dilakukan Pemkab Pasuruan, dalam hal ini Dinas Perpustakaan...

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan BB 86 Perkara Tindak Pidana Umum Incraht

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan memusnahkan barang bukti tindak pid...

Article Image
Kejurda Finswimming Jatim 2026. Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum III

Kontingen Finswimming Kabupaten Pasuruan sukses meraih Juara Umum Ketiga dalam K...

Article Image
Taman Edelweis Wonokitri. Ajak Pengunjung Berwisata dan Pelajari Bunga Abadi Khas Bromo

Siapa yang sampai saat ini masih belum tahu bunga Edelweis?Banyak yang mengistil...