Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Optimis, Penerimaan PAD Sektor Wisata Capai Target Rp 500 Juta

Gambar berita
13 Oktober 2020 (17:18)
Pariwisata
2872x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski dengan sistem buka tutup, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) optimis target PAD (Pendapatan asli daerah) dari sector pariwisata bisa mencapai Rp 500 juta.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Gunawan Wicaksono mengatakan, sampai sejauh ini, realisasi penerimaan PAD dari tempat wisata memang masih minim. Yakni Rp 227,955 juta.

Minimnya pemasukan untuk kas daerah ini, lantaran jumlah kunjungan ke 3 tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan, juga menurun akibat pandemi Covid-19 yang belum berlalu.

“Semua juga mengetahui bahwa kalau Zona merah, tempat wisata kita juga tutup. Sehingga pengunjung juga tidak boleh datang. Nah ketika sudah masuk Zona oranye, pengunjung boleh datang, tapi memang masih sedikit. Masih jauh dibandingkan saat keadaan normal lalu,” kata Gunawan, saat ditemui di kantornya, Selasa (13/10/2020) sore.

Seperti diketahui, tiga tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan diantaranya Pemandian Alam Banyubiru, Danau Ranu Grati dan Pos Loket Masuk ke Kecamatan Tosari-Bromo. Dari ketiga tempat ini, penerimaan retribusi wisata paling banyak dipegang oleh Pemandian Alam Banyubiru yang mencapai Rp 168,78 juta. Akan tetapi, Banyubiru sendiri sudah tidak lagi dibuka sejak Maret atau awal Pandemi Covid-19 karena lokasinya masih ada kegiatan perbaikan sarana dan prasarana.

“Sekarang juga ada pengerjaan fisik menyeluruh dari dana DAK di Banyubiru, Sehingga sementara kami tutup agar bisa fokus menyelesaikan pengerjaan fisik DAK mulai pavingisasi sampai kios PKL,” terangnya.

Setelah Banyubiru, penerimaan PAD paling banyak ditumpu dari pos loket masuk ke Tosari-Bromo. Total penerimaan sampai hari ini tercatat mencapai Rp 41,515 juta. Sedangkan Ranu Grati hanya mencapai Rp 17,664 juta. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...