Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan dan Bulog Gelar Operasi Pasar. Beras Medium Per 5 Kg Dijual Rp 45 Ribu

Gambar berita
14 Februari 2023 (03:24)
Ekonomi
5269x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hingga kini, harga beras di Pasuruan masih sangat tinggi.

Untuk menekannya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Perum Bulog Cabang Malang menggelar Operasi Pasar, Selasa (14/02/2023).

Operasi digelar di seluruh pasar daerah secara bergantian, dan hari ini dipusatkan di Pasar Pandaan.

Dari pantauan di lapangan, ratusan warga langsung menyerbu lokasi operasi. Terhitung hanya dalam hitungan menit saja, 1 ton beras medium yang dijual per 5 kg dengan harga cuma Rp 45 ribu, langsung ludes.

Musripah (52), salah satu warga Petungasri mengeluhkan harga beras medium yang kini dijual dengan harga Rp 57 ribu per 5 kilogram. Untuk itu, dengan adanya operasi pasar ini, ia langsung bergegas membelinya.

"Lah selisihnya Rp 12 ribu per 5 kilogram, Kalau 10 kilo sudah berapa. Mahal sekali padahal Indonesia ini negara agraris, aneh," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian, Zaki Yamani menjelaskan, dalam operasi pasar kali ini, Pemkab Pasuruan dan Bulog Malang menyediakan sebanyak 1 ton beras medium yang dijual dengan harga Rp 55 ribu/kg.

Kemudian sebanyak 190 kg beras melon dalam ukuran 5 kg dan dijual dengan harga Rp 56 ribu. Ada pula beras setra ramos sebanyak 250 kg dan dijual per 5 kg seharga Rp 58.500.

"Kita jual juga tepung terigu kita cuma Rp 12 ribu per kilogram. Total ada 40 kilogram. Kemudian 250 kilogram gula manis kita dengan harga jual per kg Rp 13 ribu dan minyak kita sebanyak 960 liter dengan harga Rp 13 ribu per liternya. Semuanya ludes," jelasnya.

Ditambahkan Zaki, selain Pasar Pandaan, Operasi Pasar beras murah juga akan dilanjutkan ke Pasar Grati, Rabu (15/02/2023) esok. Tujuannya tak lain untuk menjaga pasokan serta menstabilisasi harga bahan pangan demi terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk memonitor penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET), khususnya untuk komoditas minyak goreng, beras, gula dan tepung terigu.  Saya berharap kegiatan ini sedikit membantu meringankan beban masyarakat atas kenaikan bbrp harga bahan pokok," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
25 Atlet Kabupaten Pasuruan Siap Berlaga dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

Sebanyak 25 atlet Kabupaten Pasuruan siap berlaga dalam Kejuaraan Paralimpik Pro...

Article Image
Pimpin Upacara Hari Jadi ke 1097. Bupati Mas Rusdi Ajak Wisatawan Berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Bertepatan dengan Hari Jadi ke 1097, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upa...

Article Image
Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gus Shobih Sambut Silaturahmi TNI AU Lanud Muljono

Gus Shobih apresiasi langkah silaturahmi dan anjangsana yang dilakukan jajaran T...

Article Image
Komandan LANUD TNI Muljono Persilahkan Santri Pasuruan Daftar Jadi TNI

Lulusan Pondok Pesantren tidak semuanya akan menjadi ustadz atau kiai. Sebalikny...

Article Image
Sambut 900 Mahasiswa Baru Universitas Yudharta, Mas Rusdi Tekankan Literasi Digital dan Karakter

Pembukaan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Pendidikan (Pasopati) Universitas Yudh...