Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasuruan memfasilitasi dua orang Da'i di daerah terpencil dengan bantuan kendaraan bermotor.
Bantuan kendaraan tersebut berupa 2 unit sepeda motor yang diberikan kepada Ustadz Abdillah dan Ustadz Sahal yang bertugas di wilayah Kecamatan Tosari.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor mengatakan kendaraan tersebut merupakan bantuan hibah dari Pemkab Pasuruan yang telah diajukan oleh Baznas di tahun lalu.
Meskipun motor bekas, namun kondisi kendaraan tersebut masih sangat layak untuk digunakan di medan berat seperti wilayah pegunungan di Tosari.
"Alhamdulillah kendaraannya sudah kami serahkan minggu lalu dan langsung digunakan oleh dua ustadz yang menerima, yakni Ustadz Abdillah dan Ustadz Sahal," kata Gus Nasih, sapaan akrabnya saat ditemui di Kantor Baznas, Selasa (20/1/2026).
Dijelaskan Gus Nasih, dua orang da'i tersebut memang binaan Baznas Kabupaten Pasuruan yang ditugaskan untuk memberikan pendampingan keagamaan ke wilayah terpencil.
Untuk Ustadz menjadi da'i di Kampung Sempol Desa Sedaeng yang menjadi kampung binaan Baznas Kabupaten Pasuruan. Sedangkan Ustadz Sahal melaksanakan pendampingan keagamaan para muallaf dari warga sekitar Tosari.
"Untuk sementara kami bisanya mengirimkan dua orang da'i ke daerah dengan minoritas dengan fokus tugas yang berbeda, dan semuanya berjalan lancar," terangnya.
Dengan diserahkannya kendaraan tersebut, Gus Nasih berharap agar tugas para da'i semakin maksimal dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan sentuhan agama dengan baik.
"Harapannya, bisa memaksimalkan dalam membina keagamaan di daerah minoritas dalam bimbingan keagamaan dan yang butuh sentuhan da'i," harapnya.
Sementara itu, Ustadz Sahal mengaku sudah 7 bulan lebih bertugas di Tosari, mendampingi para muallaf agar lebih tahu tentang islam yang sebenarnya.
Perihal bantuan motor, ia mengaku berterima kasih lantaran benar-benar dibutuhkan untuk mobilitas dari dusun satu ke dusun lainnya.
"Kami mendatangi rumah para muallaf yang mau kami bimbing untuk belajar sholat, wudhu, aqidah dan lainnya. Waktunya kami terserah warga, kami siap membimbing di jam berapapun dan untuk kendaraannya memang sangat dibutuhkan untuk aktifitas kami," ungkapnya. (emil)
Komentar