Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pawai 1000 Obor Ramaikan Malam Tahun Baru Islam 1445 H

Gambar berita
19 Juli 2023 (20:53)
Budaya
3342x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Memperingati Tahun Baru Muharram 1445 Hijriyah, ribuan warga di Kota dan Kabupaten Pasuruan menggelar  Pawai seribu obor.

Dari pantauan di lapangan, Pawai Obor atau populer dengan istilah 'oncor' di Pasuruan dilakukan mulai Selasa (18/7/2023) malam dan dilanjutkan Rabu (19/07/2023) pagi.

Sambil membawa 'oncor' Ribuan warga memadati jalan raya sampai masuk ke permukiman warga.

Seperti halnya di Desa Plinggisan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.  Pawai 'oncoran' sudah jadi tradisi tahunan. Ribuan warga turun ke jalan memeriahkan malam satu suro itu.

Rombongan warga pun tumpah ruah di sepanjang Jalan raya sejak pukul 18.30 WIB.

Jasmin Fadila (20), salah satu remaja yang sudah ikut pawai 'oncor' sejak kecil ini mengatakan, perayaan momen tahun baru islam tahun ini lebih meriah dari sebelumnya. Menurut santriwati ini, kegiatan ini bisa jadi ajang mengakrabkan antara warga sambil menambah teman. 

"Saya sudah iku mulai kecil, seru ramai acaranya, Senang bisa tambah temen, " ujar Jasmin. 

Hal senada juga disampaikan Fandi (31),  warga Warungdowo. Ia menyampaikan bahwa tradisi menyambut malam suro ini masih terjaga sejak puluhan tahun lalu. 

Kekompakan warga selalu terlihat menjelang momen pergantian tahun baru islam.

"Momen yang ditunggu kalau seperti ini, oncoran atau pawai seribu obor di kampung ini," ungkap Fandy. 

Sementara itu, Camat Pohjentrek, Ifan menegaskan bahwa pawai obor sudah ada sejak nenek moyang dahulu. Hanya saja di tahun ini, jumlah pesertanya lebih banyak lantaran tak ada lagi pembatasan kegiatan masyarakat saat pandemi Covid-19.

"Bisa dilihat kalau tahun ini antusiasme warga jauh lebih meningkat bila dibanding tahun lalu atau bahkan sejak pandemi di tahun 2020," tegasnya. 

Untuk mengamankan jalannya pawai, sejumlah anggota kepolisian sampai Banser ikut mengawal pawai tersebut. Uniknya, warga tak hanya menonton pawai saja, melainkan juga menyediakan minuman dan makanan di sepanjang jalan yang bisa dibawa para peserta pawai. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...