Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pastikan Terminum Setiap Hari, Para Ustadzah di PP Wachid Hasyim Bangil Suapin Satu Persatu Santriwati Dengan Probiotik Dan Vitamin C

Gambar berita
29 Januari 2021 (10:55)
Kesehatan
3644x Dilihat
0 Komentar
admin

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Ada banyak cara yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Putri Wachid Hasyim Bangil agar para santriwatinya tidak tertular Virus Corona.

Sejak kasus Virus Corona merebak, setiap santriwati diwajibkan minum probiotik setiap pagi dan sore dan mengkonsumsi vitamin C menjelang tidur malam.

Gus Wildan, Pengasuh PP Wachid Hasyim Bangil mengaku, langkah tersebut penting dilakukan, mengingat ada 700 santriwati yang harus dijaga kesehatannya. Untuk itu, demi memastikan probiotik dan vitamin C tersebut dikonsumsi setiap hari, Gus Wildan meminta para ustadzah untuk menyuapi satu per satu santriwati tersebut, tanpa terlewatkan.

 “Kalau kita serahkan ke santri, bisa jadi tidak diminum karena rasanya yang berbeda. Maka dari itu, saya minta kepada para pengajar untuk satu persatu menyuapi ke santri  secara bergantian,” kata Gus Wildan, di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/01/2021).

Sebagai hasilnya, langkah yang dilakukan PP Wachid Hasyim Bangil ternyata terbukti efektif dalam menjaga kondisi kesehatan para santriwati. Bahkan, bisa menurunkan resiko kesehatan sampai tiga kali lipat.

Kata Gus Wildan, sebelum pandemi, jumlah santriwati yang sakit bisa mencapai 20-25 per harinya.  Dengan kebiasaan baru yang diterapkan PP Wachid Hasyim Bangil di tengah Pandemi, ternyata sukses menurunkan hingga 300 persen.

“Kalau dulu sehari bisa sampai 25 anak yang mengeluh sakit. Tapi sekarang hanya 4 sampai 5 orang saja. Itupun jarang sekali, kebanyakan sekarang tidak ada laporan santri sakit,” ungkapnya.

Dijelaskan Gus Wildan, Pola baru yang diterapkan kepada para santri ini akan terus dilakukan hingga Pandemi Covid-19 berakhir.

“Mudah-mudahan ikhtiyar kami menjadikan tangguh para santri dalam menghadapi Pandemi Covid-19,” terangnya.

Di sisi lain, saat ditanya perihal apakah siap divaksin sinovac, Gus Wildan mengaku siap kapanpun dan dimanapun. Terlebih ketika banyak berita hoax atau statement liar yang mengatakan bahwa vaksin tidak halal, menurutnya itu tak benar.

“Vaksin Sinovac aman dan halal. Kalau kita tidak percaya dengan pemerintah, trus kita percaya dengan siapa lagi?,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...