Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

Gambar berita
14 Juni 2024 (07:45)
Kesehatan
2100x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk memastikan hewan-hewan qurban bebas PMK (penyakit mulut dan kuku) maupun LSD (lumpy skin disease), Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto terjun langsung ke sejumlah lapak penjualan hewan qurban, Jumat (14/6/2024).

Pantauan di lapangan, Andriyanto diajak melihat Lapak Penjualan Hewan Qurban Sapi dan kambing milik H.Munir di Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan. Ia datang dengan didampingi Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vella Fery; Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Ainur Alfiah serta Kepala Diskominfo, Ridwan Harris.

Di sana, hewan qurban yang diperjual belikan cukup banyak. Sebagian ditempatkan di kandang, sebagian pula dibebasliarkan di padang rumput di dalam kawasan tersebut.

Hampir satu jam lamanya, Andriyanto melihat -lihat sapi yang siap untuk dibeli oleh masyarakat yang ingin membelinya. Ia menyimpulkan bahwa semua hewan qurban di tempat tersebut dalam kondisi sehat dan siap disembelih.

Begitu pula saat ia melanjutkan monitoring nya ke salah satu lapak di wilayah Kecamatan Gondangwetan. Usai memastikan semua kambing qurban sehat, ia pun menyerahkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada pemilik lapak.

"Selain melihat secara langsung, kami juga ikut menyerahkan SKKH yang menandakan bahwa kambing qurban dalam keadaan sehat. Boleh dibawa keluar kota, karena ini jadi persyaratan yang harus dibawa selama perjalanan," katanya.

Saat ditanya perihal ada tidaknya ternak sapi yang terkena PMK maupun LSD, Andriyanto menegaskan bahwa secara keseluruhan, sapi-sapi di Kabupaten Pasuruan terbebas dari kedua penyakit mematikan tersebut.

Selain gencarnya vaksinasi, para peternak sapi kini sudah mulai memahami pentingnya menjaga ternak-ternak mereka agar terhindar dari PMK maupun LSD.

"Mudah-mudahan PMK dan LSD sudah lewat karena peternak sapi sudah paham betul bagaimana mentreatment sapi mereka supaya tidak terserang PMK maupun LSD. Apalagi ini jelang Idul Qurban, pasti banyak yang mencari tempat penjualan sapi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah menjelaskan, pemeriksaan hewan qurban gencar dilakukan hingga hari H Idul Adha 1445 Hijriyah, Senin (17/6/2024) esok.

Per hari ini misalnya. Para petugas disebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Sasarannya adalah lapak-lapak penjualan hewan qurban, baik di tepi jalan, pasar hewan maupun Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

"Semua kami kerahkan. Para pegawai maupun petugas veteriner dan penyuluh juga kami minta untuk memeriksa hewan qurban di wilayahnya masing-masing, dan alhamdulillah semuanya aman, artinya hewan qurban siap disembelih," ucapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...