Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Panglima TNI Ajak Masyarakat Lestarikan Wayang Kulit Sebagai Warisan Dunia Asli Indonesia

Gambar berita
04 September 2023 (15:56)
Budaya
2430x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk yang kedua kalinya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berkunjung ke Kabupaten Pasuruan. 

Kali ini, orang nomor satu di jajaran TNI ini menghadiri Pagelaran Wayang Kulit sinergitas TNI, POLRI, Santri dan Masyarakat di Ponpes Ngalah, Kecamatan Purwosari, Sabtu (02/09/2023) kemarin.

Dari pantauan di lapangan, Panglima hadir didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny Veronica Yudo Margono; didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf. 

Kedatangannya disambut Pengasuh Ponpes Ngalah, KH Moh Soleh Bahrudin bersama Nyai Hj Saada; Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dan yang lainnya.

Pendiri Pondok Pesantren Ngalah, KH. Moh. Sholeh Bahruddin mengatakan acara pagelaran wayang kulit ini, selain bertujuan melestarikan budaya, juga menjadi momen penting bagi sinergitas antara sektor militer, masyarakat, dan dunia pendidikan. 

"Sasaran akhirnya adalah menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif dalam rangka peningkatan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Acara ini tidak hanya sarat dengan pesan-pesan sinergitas namun, juga menjadi media pelestarian budaya Indonesia. Khususnya Wayang Kulit. Kata Panglima, wayang kukit menjadi warisan budaya Indonesia yang harus dibanggakan dengan sangat. 

"Wayang kulit ini adalah warisan budaya yang menjadi kebanggaan negara Indonesia. Kita harus melestarikannya. Jangan sampai anak cucu kita tidak mengenali wayang ini," katanya. 

Dalam sambutannya, Panglima mengajak masyarakat untuk selalu membina hubungan baik dengan TNI dan menjaga kesinambungan warisan budaya Indonesia, seperti wayang kulit.

"Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa sekuat mungkin sampai titik darah penghabisan," tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf menyampaikan bahwa TNI-Polri, santri, masyarakat memiliki peran penting dan harus selalu bekerja sama untuk menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis serta melestarikan budaya Indonesia.

"Pagelaran wayang kulit ini sejalan dengan semangat tersebut sehingga kita harus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa," ujarnya.

Sementara itu, di sela-sela acara tersebut, Panglima juga meresmikan  gedung merah putih Universitas Yudharta yang berada di dalam lingkungan Pondok Pesantren Ngalah. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Geliat Kampung Tempe, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi. Sehari, Perputaran Uang Tembus Rp 100 Juta

Tempe, siapa yang tak kenal makanan tradisional khas jawa iniDi Kabupaten Pasuru...

Article Image
Longsor Landa 3 wilayah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan

Cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini, yakni hujan deras disertai angin ken...

Article Image
Banjir Terjang Ribuan di Kecamatan Nguling, Grati dan Winongan

Ribuan rumah warga di 3 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir.Banjir...

Article Image
Cuaca Ekstrim. BPBD Kabupaten Pasuruan Himbau Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus mengimbau ma...

Article Image
Wabup Shobih Asrori Optimis, Kehadiran Asrama SMAN Taruna Madani Jatim di Bangil Siap Cetak Pelajar Berkarakter

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, kehadiran Ruang Kelas, Ruang Makan...