Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Nongkojajar Culture Festival, Luar Biasa

Gambar berita
25 September 2025 (17:51)
Pariwisata
2514x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Setelah Bangil Art Carnival sukses digelar, kini giliran Nongkojajar Culture Festival yang menjadi primadona fashion show on the street di Kabupaten Pasuruan.

Even yang ditunggu-tunggu seluruh warga Kecamatan Tutur ini dilaksanakan pada Kamis (25/9/2025) dan berlangsung sangat meriah.

Total ada 42 peserta karnaval yang mengikuti event tahunan ini. Mereka berasal dari desa, dusun bahkan Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kecamatan Tutur.

Pantauan di lokasi, para peserta diberangkatkan dari pertigaan Desa Tutur dan berjalan sejauh 3 kilometer hingga finish di pertigaan Nongkojajar alias di seberang Pasar Desa Wonosari. 

Mereka memakai kostum layaknya peragaan busana di Jember Fashion Carnival (JFC), dan rata-rata seluruh kostumnya tidak menyewa, melainkan hasil kreatifitas warga sendiri yang dibuat dalam jangka waktu sampai 6 bulan, bahkan hingga setahun lamanya. 

"Hampir secara keseluruhan, semua kostum bikinan warga sendiri. Buatnya juga lama sampai enam bulan, bahkan setahun," ungkap Camat Tutur, Hendi Candrawijaya di sela-sela karnaval.

Ditambahkan Hendi, selama karnaval berlangsung, seluruh peserta dinilai oleh para juri, baik dari Dinas Pariwisata hingga salah seorang profesor musik asal Italia, Mr Steve.

"Ada Mr Steve, seorang profesor musik yang mengajar di Malang dan menjadi juri Nongkojajar Culture Festival ini," imbuhnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nurul Puspitaningrum mengapresiasi langkah masyarakat Nongkojajar yang menggelar karnaval secara besar-besaran dan sukses. Bahkan rela merogoh kocek yang cukup besar untuk membiayai kostum, sound system hingga make up.

"NCF ini inisiasi warga Nongkojajar yang terus dikembangkan sampai sebesar ini. Dan kami salut dengan kekompakan warga yang mau berswadaya setiap rumah," terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...