Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Nilai Investasi Tinggi. Kabupaten Pasuruan Terima Bantuan 3 Paket Penyusunan RDTR dari Kementerian ATR

Gambar berita
10 Januari 2024 (13:55)
Pelayanan Publik
2376x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional memberikan Bantuan Penyusunan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk paket Penyusunan RDTR yang diserahkan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto kepada Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Rabu (10/01/2024) pagi.

Untuk Kabupaten Pasuruan mendapatkan 3 paket penyusunan RDTR 3 kecamatan, yakni RDTR WP Kejayan, Tutur dan RDTR WP Rejoso.

Melalui sambungan selulernya, Pj Bupati Andriyanto menegaskan bahwa Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu dari 82 kota/kabupaten penerima paket.

Hanya saja, kebanyakan rata-rata per daerah hanya mendapatkan 1 paket. Namun Kabupaten Pasuruan menerima 3 paket sekaligus. Lantaran Kabupaten Pasuruan dinilai sebagai salah satu daerah dengan nilai investasi tinggi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

"Karena nilai investasi Kabupaten Pasuruan cukup tinggi untuk ukuran daerah. Maka dari itu, Kementerian ATR memberikan paket teknis materi RDTR langsung tiga paket," katanya.

Dengan diterimanya 3 paket penyusunan RDTR, maka untuk selanjutnya materi teknis tersebut akan langsung ditindaklanjuti. Dan muaranya menurut Andriyanto, akan dijadikan Persetujuan Substansi (Persub) yang dapat diteruskan menjadi Peraturan Bupati.

"Akan kami tindaklanjuti sesegera mungkin menjadi Persub yang diteruskan menjadi Peraturan Bupati," singkatnya.

Ditegaskan Andri, RDTR menjadi salah satu alat promosi yang sangat strategis. Utamanya dalam rangka mendatangkan investor alias investasi daerah.

Terlebih, RDTR juga akan membantu investor dalam memenuhi persyaratan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), terutama karena telah terhubung dengan sistem online single sub mission (OSS).

"Karena menyangkut perijinan dan permohonan investasi di daerah, semuanya sudah melalui OSS di DPMPTSP. Dan hal tersebut sudah terintegrasi dengan OSS yang dikelola oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)," jelasnya.

Nantinya, jikalau RDTR di 3 wilayah tersebut sudah selesai, maka secara otomatis akan memberikan kemudahan bagi investor dalam mengakses dan memahami tata ruang, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Andri lantas mencontohkan di Tutur. Semisal pemanfaatan lahan 10 hektar milik daerah yang bisa menghasilkan PAD (pendapatan asli daerah) melalui sewa lahan.

"Jadi pemkab punya saham, bisa utuk meningkatkan PAD. Contoh lahan 10 hektar di tutur, kalau ada potensi misalkan untuk property,tidak kita jual, tapi akan kita sewakan, jadi setiap tahun akan mengalir ke PAD,"  ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...