Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mulai Hujan. Dropping Air Bersih ke Daerah Kekeringan Tetap Dilakukan

Gambar berita
26 Oktober 2023 (08:19)
Pelayanan Publik
2329x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hari ini, wilayah pegunungan di Kabupaten Pasuruan sudah mulai diguyur hujan.

Hanya saja, 21 desa di Kabupaten Pasuruan masih sangat memerlukan pasokan air bersih, lantaran kekeringan masih melanda.

Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, hingga kini distribusi air bersih terus dilakukan setiap hari.

Per desa menerima dropping air bersih sebanyak 1 tangki berisikan masing-masing 5000 liter. 

"Distribusi air bersih intens kita lakukan, karena 21 desa di Kabupaten Pasuruan masih darurat kekeringan," kata Sugeng saat ditemui di ruangannya, Kamis (26/10/2023) siang. 

Dijelaskannya, puluhan desa tersebut tersebar di 6 kecamatan.  Rinciannya, ada 4 desa di Kecamatan Lumbang, yakni Desa Karangjati, Bulukandang, Watulumbung dan Desa Pancur. Kemudian Desa Sibon, Petung, Ngantungan, Mangguan, Desa Pasrepan, Klakah dan Desa Sapulante di Kecamatan Pasrepan. 

Selanjutnya Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Desa Sumberejo di Kecamatan Winongan. Berikutnya 4 desa di Kecamatan Lekok, di antaranya Semedusaru, Pasinan, Wates dan Balungan.  Tiga desa di Kecamatan Gempol juga terus menerima dropping air bersih, yaitu Desa Gempol, Wonosunyo dan Bulusari. Serta Desa Kedungpengaron dan Desa Ambal-ambil hingga kini masih dilanda kekeringan. 

Dari semua desa tersebut, BPBD tidak lagi mengirim tangki air bersih ke Desa Bulusari di Kecamatan Gempol dan Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan,  karena dua desa tersebut sudah teraliri air bersih, sehingga secara otomatis tidak menjadi prioritas pengiriman.

"Mudah-mudahan hujannya merata, jadi sumber-sumber air akan keluar," singkatnya. 

Selama distribusi, BPBD Kabupaten Pasuruan mengundang seluruh warga untuk menerima jatah air bersih secara bergantian. Sedangkan warga sendiri diminta untuk menyiapkan drum atau bak-bak air, sehingga proses distribusi menjadi lebih mudah dan cepat.

Sugeng berharap bencana kekeringan akan segera berakhir. Sehingga dropping air bersih juga akan distop.

"Kalau sudah keluar sumber airnya, secara otomatis penyaluran air bersih juga akan kami hentikan. Kita berdoa mudah-mudahan kekeringan akan segera selesai," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Siapkan Skill untuk Kebutuhan Industri, 64 Pencaker di Kabupaten Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional

Sebanyak 64 pencari pekerjaan (pencaker) di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pelati...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...