Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mengoptimalkan beragam kebijakan yang bertujuan untuk menekan laju inflasi dengan berupaua menstabilkan harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting). Diantaranya dilakukan dengan memantau harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Tradisional. Seperti halnya yang dilaksanakan pada hari Rabu (15/5/2024) sore.
Didampingi oleh Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko dan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vela Fery Santoso, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto mengunjungi Pasar Gempol. Kegiatan blusukan juga dilakukan bersama Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Ilyas dan Camat Gempol, Komari beserta jajarannya.
Selama kurang lebih satu jam, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut menyusuri area pasar. Titik pertama visitasi dilakukan di halaman depan dan samping pasar, lanjut bergeser ke lokasi penjualan sayur-mayur yang berada di sisi belakang.
"Dari hasil pantauan hari ini, alhamdulillah harga kebutuhan pokok dan sayur-mayur di pasar Gempol stabil. Bahkan relatif lebih murah karena banyak penjual yang juga merupakan produsen langsung. Misalnya, Pak To, penjual Cabai Keriting dan aneka sayuran dari Gresik tadi yang juga petani" ujar Pj. Bupati Andriyanto di sela-sela kunjungannya.
Selanjutnya, Pj. Bupati Andriyanto beserta rombongan melakukan pemantauan stan pedagang di dalam bangunan Plaza Gempol yang baru. Untuk melihat lebih dekat keberadaan lapak penjualan yang masih belum dimaksimalkan oleh para pedagang terutama para pegiat UMKM, imbas pandemi Covid-19 beberapa waktu silam. Sembari berbincang dengan tim pengelola Pasar Gempol untuk mengetahui penyebab berpindahnya sebagian pedagang yang sebelumnya berjualan di sana.
"Pandemi Covid-19 sudah berlalu. Monggo Bapak Ibu pedagang bisa kembali berjualan di stan-stan yang sudah disediakan di dalam Plaza Gempol. Masyarakat-pun bisa meramaikannya dengan berbelanja ke Pasar Gempol. Apalagi dari segi harga disini justru lebih murah karena grosir," pinta Pj. Bupati Andriyanto di akhir kunjungannya. (Eka Maria)
Komentar