Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Pasuruan Telah Kirim 23 ODGJ ke RSJ

Gambar berita
06 Juli 2021 (20:01)
Umum
3303x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski anggaran menurun akibat refocusing, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus memperhatikan keberadaan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang masih banyak ditemui di tengah-tengah masyarakaty.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi mengatakan, mulai januari hingga awal juli ini, setidaknya sudah ada 23 ODGJ yang didapatkan dari hasil razia Satpol PP.

Setelah didapatkan, para ODGJ kemudian diserahkan ke Dinsos untuk selanjutnya dikirim ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) guna mendapat penanganan.

"Sampai 6 bulan terakhir sudah ada 23 ODGJ yang kita kirimkan ke RSJ supaya cepat ditangani," kata Suwito di sela-sela kesibukannya, Selasa (06/07/2021) sore.

Dijelaskan Suwito, ODGJ yang dititipkan di Dinsos memiliki reaksi yang beragam. Ada yang diam saja, tapi ada pula yang terus berteriak dan mengeluarkan kata-kata tanpa henti. 

"Yang namanya ODGJ masih banyak berkeliaran di jalan. Ada yang meresahkan, dalam artian mengganggu warga. Tapi banyak juga yang tidak mengganggu atau cuma berkeliaran dan diam kalau dibawa petugas," jelasnya.

Sebelum dikirim ke RSJ, para ODGJ juga tak luput dari rapid tes antigen. Uniknya, hasil tes antigen menyatakan bahwa semuanya nonreaktif. Kata Suwito, hasil tersebut semuanya benar, lantaran dilakukan oleh para petugas dari puskesmas.

"Kalau ditanya kok semuanya non reaktif, bisanya saya jawab itu. Apa karena memang tak pernah berkerumun, atau memang tidak ada yang mendekat hahaha," ucapnya sembari menahan tawa.

Sementara itu, saat ditanya refocusing anggaran untuk penanganan ODGJ, Suwito menegaskan bahwa sebelumnya, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 220 juta. Hanya saja, setelah kena refocusing, nilainya melorot sebesar Rp 30 juta, sehingga tersisa Rp 190 juta.

Dengan menurunnya anggaran, maka secara otomatis jumlah ODGJ yang dikirim pun, juga dikurangi dari 200 ODGJ menjadi 150 orang.

Suwito pun meminta agar masyarakat pro aktif untuk melaporkan kepada dinsos apabila melihat ODGJ yang dinilai menggangu kenyamanan masyarakat.

"Kita memastikan akan segera mengevakuasi ODGJ ke  RS Jiwa yang ada di luar daerah. Selain itu, masyarakat juga bisa langsung melakukan evakuasi ODGJ dengan langsung dibawa ke Shelter terlebih dahulu," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Siapkan Skill untuk Kebutuhan Industri, 64 Pencaker di Kabupaten Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional

Sebanyak 64 pencari pekerjaan (pencaker) di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pelati...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...