Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menteri Pertanian Launching Susu dan Keju Organik Pertama di Indonesia dari Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
29 Agustus 2023 (19:40)
Ekonomi
3089x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo kembali berkunjung ke Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/08/2023) sore.

Kunjungannya kali ini dalam rangka melaunching hilirisasi peternakan dan  produksi perdana susu dan keju organik pertama di Indonesia, di KPSP (Koperasi Susu Setia Kawan) Nongkojajar.

Dirjen PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kementerian Pertanian RI, Nasrullah mengatakan, susu dan keju organik pertama di Indonesia diproduksi di KPSP Setia Kawan dan diberi nama "Bromo Organic Cheese".

Dalam sehari, produksi keju organik sementara baru bisa mencapai 150 kilogram. Begitu pula untuk susu organik dalam seharinya bisa diproduksi hingga 1500 liter.

Susu dan keju tersebut akan dipasarkan di market internasional alias ekspor ke Malaysia dan Singapura.

"Targetnya memang pasar ekspor di Asia Tenggara. Sementara untuk pasar Malaysia dan Singapura dulu," singkatnya.

Sementara itu, Menteri Syahrul meyakini bahwa dua produk organik ini akan bisa menguasai pasar dunia. Sebab dalam waktu dekat, Pemerintah Pusat akan membantu memperbanyak jumlah sapi perah untuk Kabupaten Pasuruan hingga 1000 ekor.

"Pokoknya akhir tahun ini, saya nggak mau tahu harus ada 1000 ekor sapi tambahan untuk para peternak di KPSP. Supaya stok susu organik dan keju organik semakin banyak," ucapnya.

Lebih lanjut Syahrul juga menargetkan di tahun 2026 mendatang, Indonesia bisa mengekspor sebanyak 3 juta ton keju organik. Oleh karenanya, selain jumlah sapi yang diperbanyak, kualitas keju juga wajib diperhatikan. Mulai dari kebersihan hingga rasa keju yang dihasilkan.

"Saya dari kecil gak bisa gak makan keju. Sampai sekarang masih sangat suka. Makanya tahun 2026 mendatang saya targetkan bisa produksi 3 juta ton keju organik," harapnya.

Terpisah, Ketua KPSP Setia Kawan, Sulistyanto menjelaskan, untuk bisa memproduksi susu organik, sapi-sapi harus dalam keadaan sehat. Begitu pula rumput yang digunakan sebagai pakan juga harus dipupuk organik.

Ke depannya, pihaknya akan bekerja sama dengan PT Indolakto untuk memproduksi susu organik yang akan dikirim di pasar nasional.

"Kesehatan sapi, kebersihan kandang harus diperhatikan. Dan ke depan kami akan bekerja sama dengan PT Indolakto untuk produksi susu organik bagi masyarakat Indonesia," ujarnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Baznas Fasilitasi Motor Da'i di Daerah Terpencil

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasuruan memfasilitasi dua orang Da...

Article Image
Warga Karangsono, Sukorejo Kebanjiran Order Minuman Sari Buah Matoa

Setiap tahun menjelang bulan suci ramadhan, salah satu industri rumahan di Desa...

Article Image
Geliat Kampung Tempe, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi. Sehari, Perputaran Uang Tembus Rp 100 Juta

Tempe, siapa yang tak kenal makanan tradisional khas jawa iniDi Kabupaten Pasuru...

Article Image
Longsor Landa 3 wilayah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan

Cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini, yakni hujan deras disertai angin ken...

Article Image
Banjir Terjang Ribuan di Kecamatan Nguling, Grati dan Winongan

Ribuan rumah warga di 3 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir.Banjir...