Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menteri LHK Hanif : Adanya Perusahaan Daur Ulang Plastik Terbukti Bantu Negara Kurangi Sampah Sampai 12%

Gambar berita
06 Desember 2024 (08:53)
Lingkungan
2120x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq berkunjung ke Kabupaten Pasuruan, Jumat (6/12/2024) siang.

Pantauan di lapangan, Menteri Hanif berkunjung ke PT Veolia Services Indonesia yang berada di Kawasan Pasuruan PIER Rembang serta PT Danone Pandaan.

Selama berkunjung, ia didampingi beberapa stafnya plus Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur.

Di PT Veolia Services Indonesia, Hanif diajak berkeliling untuk melihat proses produksi daur ulang plastik mulai dari virgin plastik alias biji plastik murni hingga menjadi botol plastik siap pakai.

Menurutnya, Pemerintah mendorong setiap perusahaan yang ikut membantu memecahkan berbagai permasalahan di tanah air, salah satunya sampah plastik.

"Ini penting sekali untuk ikut menyelesaikan masalah sampah plastik di Indonesia yang sampai sekarang masih jadi PR besar negara. Makanya dengan adanya perusahaan produksi daur ulang plastik, maka setidaknya ikut mengurangi tekanan sampah setiap harinya," katanya.

Di hadapan awak media, Hanif menegaskan bahwa 12 persen dari 30-40 ton timbunan sampah di Indonesia setiap harinya adalah sampah plastik. Maka dari itu, ketika banyak perusahaan yang berdiri dan concern pada produksi daur ulang plastik, maka negara akan ikut mendukungnya.

"Setelah saya evaluasi ternyata pengelolaan plastik menjadi daur ulang tidak terlalu sederhana. Banyak prasyarat yang dimulai dari hulu sampai plastik benar-benar bisa dikelola kembali," jelasnya.

Lebih lanjut Hanif menyadari bahwa plastik masih menjadi pilihan utama bahan baku kemasan bagi industri makanan dan minuman. Sebab memiliki keunggulan dari sisi higienitas, sifatnya yang mudah dibentuk, massa yang ringan, mampu menjaga kualitas produk, serta aman dalam proses transportasi.

Oleh sebab itu, dengan adanya daur ulang plastik juga dapat mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Daur ulang juga dapat memenuhi kebutuhan bahan baku suatu produk dan menghemat energi yang dibutuhkan pabrik," singkatnya.

Ke depan, KLHK akan mempelajari proses bisnis daur ulang plastik semua industri. Termasuk apa saja hambatan yang dihadapi industri dalam mendaur ulang plastik.

"Kita kemarin juga menghentikan impor plastik mengingat tipologi sejak november kemarin, 12 persen adalah sampah plastik yang bisa didaur ulang," tegasnya.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Audiensi dengan BP TASKIN, Bahas Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur

Bupati Pasuruan beserta jajaran pemerintah daerah menggelar audiensi dengan Bada...

Article Image
Percepat Pembangunan RSUD Purwodadi, Bupati Pasuruan Mantapkan Langkah Pengajuan Pinjaman Daerah ke PT SMI

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mematangkan rencana untuk mewujudkan pembang...

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...