Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Longsor Terjadi di Puspo. Tiga Petani Kentang Ditemukan Meninggal Dunia

Gambar berita
29 April 2023 (11:00)
Lingkungan
3782x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Tiga orang warga RT 7 RW 3 Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan meninggal dunia akibat terbawa longsor yang terjadi pada Jumat (28/04/2023) sore kemarin.

Ketiga warga tersebut diketahui masih dalam satu hubungan keluarga diantaranya  Ngatimun (50), Ravianto (15) dan Agus Kuprit (30). 

Plt Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB yang diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi selama 2-3 jam.

Lokasi persis kejadian tersebut adalah di Lahan Kontrak milik Perhutani KRPH Cukurguling Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo. 

Sebelum kejadian, ketiga korban bersama 1 orang lainnya yang selamat sedang menanam bibit tanaman kentang. Selang beberapa menit kemudian tiba-tiba hujan turun dengan derasnya.

Mengetahui hal tersebut, keempat orang memutuskan untuk berteduh di sebuah gubuk sederhana yang tak jauh dari lokasi penanaman. Hanya saja, tanah yang mereka pijak mengalami longsor dan membuat tiga korban terbawa longsoran, sedangkan satu orang berhasil selamat dari kejadian.

"Mulanya para petani ini menanam kentang dan selang beberapa menit kemudian tiba-tiba hujan turun sangat deras sampai 3 jam. Mereka berhenti untuk berteduh di shelter atau gubuk yang nggak jauh. Tapi takdir berkata lain, tanah yang mereka injak mengalami longsor," kata Harris saat ditemui di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Sabtu (29/04/2023) pagi.

Diungkapkan Harris, korban yang terbawa arus longsor cukup jauh sampai 100 meter alias hingga menyentuh jurang. Pasca kejadian, satu orang yang selamat langsung melapor ke Kepala Desa.

Selang dua jam kemudian, petugas langsung melakukan pencarian dan menemukan ketiga korban berada di jurang dalam kondisi sudah tak bernyawa.

"Karena posisi jatuhnya itu di lembah dan tidak bisa diakses kendaraan. Namun alhamdulillah nggak sampai lama, ketiga korban berhasil kami temukan dalam keadaan sudah tak bernyawa," ungkapnya.

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban langsung disemayamkan di tempat tinggalnya untuk kemudian dilakukan upacara kematian oleh Umat Hindu di sana.

Rencananya, pagi ini ketiga korban akan dimakamkan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...

Article Image
Mantapkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Shobih Lantik Dua Pejabat Fungsional Analis Kebencanaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori lantik jabatan fungsional Badan Penanggu...

Article Image
Goes to School, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Sosialisasikan PAREEDI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo goes to school,...

Article Image
RSUD Bangil Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing, ABUS dan Pemeriksaan BMD

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil menggelar Bakti sosial operasi bibir sumbi...

Article Image
Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, Rumah Sakit Umum...