Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Lapas Pasuruan Tak Henti Berdayakan Warga Binaan Jadi Enterpreneur

Gambar berita
02 Desember 2020 (19:41)
Pelayanan Publik
3532x Dilihat
0 Komentar
admin

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasuruan terus mengasah kemampuan para narapidana dalam hal inovasi karya.

Setelah celengan karakter yang kebanjiran order hingga mencapai ratusan pesanan, beberapa warga binaan juga piawai melukis dan membuat furniture berupa meja kursi untuk cafe.

Seperti yang terlihat pada Rabu (02/12/2020) siang, dimana ada salah satu warga binaan yang sibuk melukis di atas canvas berukuran 100 sentimeter.

Dia adalah Edi (39), salah satu warga binaan yang mendapat pesanan 5 buah lukisan bertemakan alam dan lingkungan. Untuk membuat satu buah lukisan, ia mengaku bisa menghabiskan waktu hingga 4-5 hari lamanya. Hal itu disebabkan waktu untuk melukis yang tidak bisa dilakukan selama seharian penuh.

"Melukisnya pas waktu jam keluar sel," ungkapnya.

Dari 5 buah lukisan yang dipesan, saat ini baru 2 lukisan yang sudah selesai. Sedangkan 3 lukisan lainnya masih dalam proses pembuatan. Kata Edi, kemampuan melukis sudah ia punyai sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hanya saja, bakat tersebut tak pernah diasahnya hingga ia masuk ke Lapas Pasuruan.

"Saya ucapkan terima kasih untuk Pak Kalapas dan semua petugas yang menyalurkan bakat melukis saya kembali," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pasuruan, Wahyu Indarto menjelaskan, selama ini sudah banyak kegiatan ketrampilan yang diberikan kepada para warga binaan selain melukis dan membuat celengan karakter. Diantaranya pembuatan tempe, sarung, las, meubel, budidaya ikan air tawar hingga pertanian terong, cabai dan lainnya.

"Kita ingin memberdayakan para warga binaan yang punya keahlian. Supaya mereka tidak stress apalagi sampai punya pikiran untuk kabur dari sel," jelasnya.

Bahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membuka cuci mobil yang nanti akan terintegrasi dengan cafe dan gerai produk karya warga binaan. Semua kegiatan tersebut semata-mata untuk membuat para warga binaan siap untuk terjun di masyarakat sebagai warga yang punya ketrampilan.

"Setidaknya kalau sudah bebas, mereka punya pemikiran untuk berwirausaha, sehingga tak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum," tegasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...