Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

LAGI DAN LAGI, BUPATI IRSYAD YUSUF DIGANJAR PENGHARGAAN PEMBINA K3 TERBAIK JATIM

Gambar berita
21 Februari 2017 (16:11)
Olahraga
6285x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk yang kesekian kalinya, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, kembali mendapat penghargaan sebagai Pembina K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terbaik tingkat Jawa Timur. Kali ini, penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf kepada Bupati Irsyad, dalam acara Gelar Ketenagakerjaan Jawa Timur tahun 2017, di Jatim Expo, Surabaya, Selasa (21/02). Selain Bupati Irsyad yang menduduki peringkat kedua se-Jatim, sebanyak 34 perusahaan di Kabupaten Pasuruan mendapat penghargaan Zero Accident atau (nol kecelakaan kerja), 5 perusahaan menerima penghargaan Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK 3), serta 3 perusahaan yang dinyatakan bebas HIV/AIDS.

Untuk perusahaan penerima penghargaan SMK3 diantaranya KUD Sumberejo, PT Barokah Mitra Karya Unggul, PT Coca-Cola Bottling Ind, PT Jatim Autocamp Indonesia, serta PT Sygenta Seed Indonesia. Sedangkan 3 perusahaan yang dinyatakan bebas HIV/AIDS adalah KUD Sumberejo, PT Barokah Mitra Karya Unggul, serta PT Wahyu Manunggal Sejati. Sedangkan 34 perusahaan penerima penghargaan Zero Accident Award diantaranya KUD Sumberejo, PKIS Sekar Tanjung, PT A Schulman Plastics, PT Ali Petro Industry, PT Cheil Jedang Indonesia, PT Indofood CBP Sukses Makmur, PT Nestle Indonesia Gempol, PT Royal Tretes View Hotel, PT Sampoerna Ind Sembilan, PT Indonesia Power dan 24 perusahaan lainnya.

Saat dihubungi Via Telpon, Bupati Irsyad mengatakan, dirinya selalu memotivasi perusahaan-perusahaan agar terus melengkapi seluruh karyawannya dengan safety tools atau peralatan keamanan selama bekerja. Khususnya Dinas Tenaga Kerja sebagai leading sektor yang berhubungan langsung dengan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pasuruan terus dihimbau untuk melakukan pengawasan keamanan, keselamatan hingga kesehatan para karyawannya.

“Penting untuk menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Jangan sampai ada kecelakaan menimpa pekerja, sementara perusahaan tidak mengetahuinya,” kata Irsyad, sesaat setelah acara selesai dilakukan.

Oleh karena itu, Irsyad menghimbau kepada semua perusahaan, baik berskala kecil hingga perusahaan menengah ke atas, untuk menerapkan Zero Accident demi keselamatan dan kesehatan seluruh pekerja.

“Jumlah perusahaan di Kabupaten Pasuruan banyak sekali hingga mencapai lebih dari 3000 perusahaan. Untuk itu, tentu saja banyak pekerja yang berada di dalamnya dan membutuhkan perhatian dalam hal keselamatan atau kesehatan. Saya himbau kepada semua perusahaan untuk menerapkannya,” imbuhnya.

Sementara itu, khusus untuk Zero Accident maupun SMK3, tahun ini ada perubahan dalam hal penilaian. Agus Hernawan, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pasuruan menjelaskan, setiap perusahaan yang diusulkan untuk mengikuti seleksi Zero Accident Award atau SMK3 harus menyertakan keterangan dari BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) maupun Serikat Buruh. Hal tersebut adalah sebuah kewajiban yang mau tidak mau harus dilengkapi demi mendapat pengakuan ketenagakerjaan dari Pemprov Jatim.

“Contohnya saja kalau tiba-tiba ada kecelakaan yang terjadi di tempat kerja, maka tentu saja perusahaan tersebut akan mengklaim ke BPJS. Nah dari situlah akan ketahuan apakah ada kasus kecelakaan kerja atau tidak,” jelasnya.

Lebih lanjut Agus menambahkan, dalam tahun ini pihaknya telah mengusulkan lebih dari 60 perusahaan yang dinilai dalam Zero Accident maupun SMK3. Sedangkan untuk jumlah perusahaan yang menerapkan K3 rata-rata sudah mencapai 95%, sehingga pihaknya akan terus melakukan sosialisasi penerapan K3 atau SMK3.

“Sekarang ini dari Kementerian Ketenagakerjaan RI tengah melakukan Uji Petik ke semua perusahaan di Kabupaten yang baru saja menerima penghargaan Nol Kecelakaan maupun SMK 3. Untuk itu kami mohon doanya kepada semua masyarakat agar kami terus berhasil dalam hal ini,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...