Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Gambar berita
22 Juni 2026 (17:22)
Ekonomi
20x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak tumbuh di beberapa desa, utamanya Desa Gunungsari. 

Pohon yang memiliki banyak manfaat, mulai dari batang, buah hingga daunnya ini menjadi inspirasi di balik motif daun lontar yang menjadi ciri khas batik milik Nurita Iza Rosdiany, pembatik dari Desa Cangkring Malang. 

Saat ditemui di rumah sekaligus tempat usahanya, Senin (22/6/2026), Nurita bercerita seputar motif daun lontar yang ia pilih. Menurutnya, lontar merupakan pohon endemik yang banyak ditanam warga Beji. 

Selain terkenal akan minuman "legen" dan buah siwalannya, daun lontar punya bentuk yang unik dan menarik sehingga jika dijadikan motif dalam kain batik, akan semakin cantik.

"Daunnya lebar dan banyak ujung-ujungnya. Cantik sekali bentuknya, maka dari itu saya jadikan motif batik saya sendiri, nurita batik," ungkapnya. 

Tak hanya karena unik dan menarik, alasan Nurita menjadikan daun lontar sebagai motif batik kebanggaannya tak lain karena pohon lontar menjadi penopang ekonomi masyarakat desa setempat.

"Banyak warga yang menggantungkan hidupnya dari jualan legen atau nira, kemudian dari buahnya dan semuanya, sangat bermanfaat," imbuhnya. 

Lebih lanjut Nurita menyampaikan bawah batik karyanya “Daun Lontar” sudah dikenalkan ditingkat nasional melalui pameran yang digelar oleh kementerian di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Ternyata saat pameran banyak yang tertarik karena motif baru dan sangat cocok untuk motif batik,” bebernya.

Sementara itu, saat ditanya seputar perjalanan membatiknya, Nurita menjelaskan kecintaannya pada batik mulai tumbuh saat masih menjadi peserta pelatihan membatik yang dilaksanakan salah satu perusahaan, yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Sejak saat itu, tekad kuat untuk bisa menjadi pembatik sekaligus memproduksi kain batik, ia wujudkan, dan berhasil.

"Dulu jadi peserta pelatihan oleh PT.Sorini Towa Berlian Corporindo. Saya jadi peserta sampai lima tahun. Dari situ, saya jadi pintar membatik dan bisa sampai seperti ini," tegasnya. 

Setiap harinya, Nurita disibukkan dengan aktifitas mencanting dan segala proses penting membatik. Semuanya dikerjakan dari hati, sebab membatik Lebih dari sekadar kain bercorak yang tercipta dari canting saja, melainkan ada cinta di setiap goresannya 

Dengan dibantu beberapa pekerjanya, terciptalah batik-batik yang berkualitas tinggi, disukai dan diminati semua kalangan

Kini, nurita tak hanya menjual kain batik yang ia pajang di gallery miliknya saja. Beragam baju pesta, kebaya, jas hingga sandal, sepatu, bantal, dompet, tas hingga payung batik, lengkap ada di sini, dan semuanya telah bersertifikat halal. 

"Silahkan datang ke Nurita Batik. Saya pastikan akan dapat batik yang bagus dan berkualitas tinggi," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...