Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KHOFIFAH INDAR PARAWANSA AJAK MUSLIMAT PASURUAN KUASAI TEKNOLOGI

Gambar berita
08 April 2017 (22:01)
Pelayanan Publik
3231x Dilihat
0 Komentar
admin

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa mengajak ibu-ibu Muslimat di Kabupaten Pasuruan untuk tidak gaptek alias gagap teknologi.

Perempuan nomor satu di Muslimat NU ini menyemangati ibu-ibu Muslimat untuk perperan memanfaatkan kemajuan teknologi dalam segala bidang, mulai bisnis, organisasi hingga urusan rumah tangga. Hal itu disampaikannya di sela-sela menghadiri HUT ke - 71 Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, bertemakan “Satukan langkah membangun negeri menjaga NKRI” sekaligus peresmian Kantor Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, di Komplek Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Warungdowo Pohjentrek, Sabtu (08/04/2017).

Menurutnya, setelah 18 tahun reformasi berjalan, kini persaingan akan jauh lebih ketat dan kompleks. Untuk itu, ada dua hal yang perlu dikuasai agar tidak tertinggal dalam persaingan tersebut, yakni teknologi dan ekonomi.

"Kalau boleh meminjam kata Bung Karno, jangan sampai kita jadi kuli di negeri sendiri. Untuk itu, saya berpesan kepada Ibu-Ibu Muslimat di Pasuruan agar membiasakan diri untuk mengenal teknologi, tentunya dengan kegiatan yang positif,” katanya di hadapan sekitar 3000 anggota Muslimat yang hadir.

Dijelaskan Khofifah, manfaat teknologi dalam perkembangan kehidupan sehari hari sangat banyak. Terutama untuk pendidikan, industri, bisnis, organisasi, bahkan dalam konteks membangun bangsa dan negara. Dia menyontohkan Kementerian Sosial telah memanfaatkan teknologi untuk penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) secara non tunai dengan memanfaatkan teknologi perbankan.

“Presiden telah meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang memungkinkan penerima bantuan sosial membeli bahan pokok menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di e-Warung Gotong Royong pada maret lalu. Nah itu adalah salah satu bukti penggunaan teknologi,” terangnya.

Hanya saja, pentingnya menguasai teknologi menurut Khofifah tak serta merta diikuti dengan memanfaatkan untuk hal-hal negative, seperti prostitusi online, jadi hacker, sampai dengan membuat bom rakit via internet. Contoh-contoh tersebut harus dihindari oleh seluruh masyarakat, utamanya kaum muslimat.

“Saya yakin 100% bahwa muslimat adalah berjiwa social kemasyarakatan, sehingga tidak akan pernah terlintas di pikiran untuk berbuat yang tidak baik. Nah mulai sekarang kalau ada rapat-rapat dapat dilakukan jarak jauh karena sudah terkoneksi dalam grup whats ap di gawai masing-masing. Informasi terbaru tentang kegiatan organisasi atau dakwah juga dapat disampaikan dengan secepatnya melalui beragam aplikasi pesan. Intinya, sekarang pilihannya kembali kepada kita sendiri. Apakah akan membiarkan diri kita menjadi korban kemajuan teknologi atau menjadi pelaku perubahan dengan memanfaatkannya secara positif," tambah Khofifah. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...

Article Image
Harganas ke-33 di Malang, Kabupaten Pasuruan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 digelar di Pendopo...

Article Image
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi Hadiri Puncak HAN ke 42 Jatim di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berlevel...

Article Image
58 Tahun. Produksi Susu Segar di KUTT Suka Makmur Eksis Penuhi Pasar Industri dan Masyarakat

Sejak tahun 1968, Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur di Wilayah Kecam...