Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ketua MUI Jatim : Jangan Sampai Perbedaan Pilihan Meninggalkan Kerukunan dan Merobek Ukhfuwah Islamiyah

Gambar berita
20 Mei 2024 (06:33)
Pelayanan Publik
2698x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah meminta seluruh umat muslim di Jawa Timur agar menyikapi tahun politik seperti sekarang ini dengan sangat bijak.

Permintaan ini ia sampaikan saat mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2024-2029 di Hotel Ascent Premier Kota Pasuruan, Senin (20/5/2024).

Menurutnya, MUI Kabupaten Pasuruan selain wajib melaksanakan program strategis yang sudah ditetapkan oleh MUI Jatim, juga berkewajiban menjaga stabilitas sosial poilitik bersama Pemerintah Daerah  maupun TNI dan POLRI.

"Saya harap supaya MUI Kabupaten Pasuruan melaksanakan tugasnya sesuai misi utama MUI sebagai Shodiqul Hukumah atau Mitra Pemerintah dan Khodimul Ummah yakni pelayan masyarakat. Kalau digabung adalah mengupayakan terwujudnya kemaslahatan dan kemanfaatan untuk rakyat yang dipimpin dan untuk umat," terangnya.

Terkait Tahun 2024 sebagai tahunnya politik, Kiyai Hasan menegaskan bahwa siapapun yang terpilih asal bisa memajukan daerah Kabupaten Pasuruan dan mengantarkan Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju, itulah yang dinamakan seorang pemimpin sejati.

Untuk itu, ia pun mengajak kepada seluruh umat islam agar sama-sama memahami bahwa pesta demokrasi adalah hal yang sangat biasa dilakukan untuk memilih seorang pemimpin.

"Jangan sampai perbedaan pilihan meninggalkan kerukunan. Jangan sampai perbedaan pilihan justru merobek ukhfuwah islamiyah dan watoniyah, " tegasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan terpilih, KH Nurul Huda mengungkapkan, pasca terpilih kembali, program-program yang sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya akan tetap dilaksanakan. Seperti pembangunan masjid, pembinaan keagamaan di desa-desa binaan, merintis pengajian di tempat-tempat yang jauh dari perkotaan dan kegiatan lainnya.

"Pasti akan berusaha lebih maju lagi dari periode sebelumnya. Kami juga meneruskan pembangunan masjid, pembinaan agama di desa-desa binaan, karena di pelosok-pelosok masih banyak yang minus agama," ucapnya.

Ke depan, seluruh umat muslim di Kabupaten Pasuruan menjadi masyarakat yang agamis.

"Kalau sudah agamis, maka apapun yang akan dilakukan pasti diniati dengan ibadah," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...

Article Image
3 Jemaah Haji Kabupaten Pasuruan Wafat Di Tanah Suci

Inna lillahi wa inna ilaiho rojiun. Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji...