Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KEMBALI, BANJIR KEPUNG KOTA DAN KABUPATEN PASURUAN

Gambar berita
12 Januari 2017 (13:45)
Umum
5508x Dilihat
0 Komentar
admin

Banjir kembali mengepung Kota dan Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/01) malam.

Setidaknya ada ribuan rumah di 9 kecamatan terendam banjir,  yakni Pandaan, Bangil, Pohjentrek, Nguling, Grati, Winongan, Pohjentrek, Kraton, dan Kota Pasuruan. Dari ketujuh wilayah tersebut, rata-rata ketinggian air mencapai 30 - 65 sentimeter.

Dari pantauan di lapangan, selain menerjang pemukiman warga, banjir kali ini juga merendam sejumlah masjid, musala, bahkan hingga pelayanan sekelas puskesmas (pusat kesehatan masyarakat). Bahkan, di Puskesmas Grati, air merendam ruang perawatan hingga mencapai 30 sentimeter. Banjir di Puskesmas sempat membuat aktivitas terganggu. Sejumlah ruang perawatan terendam dan memaksa pasien harus rela dirawat di atas genangan air hujan. Hujan yang terjadi memang sangat deras dan intensitasnnya pun cukup lama, lebih dari tiga jam hujan mengguyur kawasan Pasurua Kabupaten dan Kota.

Bahkan, banjir juga merendam sejumlah jalan - jalan nasional, provinsi, atau kabupaten yang setara jalan pedesaan yang ada di Kota dan Kabupaten Pasuruan. Jalan ini tidak bisa dilalui. Bahkan, arus lalu lintas sempat lumpuh karena jalan menuju Probolinggo atau sebaliknya di Kraton tidak bisa dilalui.

Ironisnya, banjir kali ini terpaksa menguras kesabaran para pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Salah satunya adalah Wahid (43), salah satu supir truk asal Lumajang yang terpaksa meninggalkan kendaraan yang dibawanya menuju Surabaya.

“Ya mau gimana lagi, terpaksa menunggu lama, karena kalau mau atret juga harus menunggu kendaraan lainnya. Lebih baik saya turun, cari makan di warung,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wisye. Pria asal Sidoarjo ini sudah dua jam terjebak macet di Kraton. Niatannya untuk menghadiri acara kawinan salah satu saudaranya terpaksa ditunda, lantaran terjebak di tengah kemacetan.

“Acara nikahan besok pagi mas, tapi macetnya kayak gini dan kendaraan susah mundur, terpaksa saya tunda besok siang saja,” terangnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...