Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kasus Terus Naik, Pemkab Pasuruan Aktifkan Kembali Isoter Kecamatan

Gambar berita
15 Februari 2022 (17:30)
Kesehatan
2720x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai mengaktifkan kembali isolasi terpusat (isoter) kecamatan.

Langkah ini diambil, lantaran jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus mengalami lonjakan. Bahkan jumlahnya pun cukup banyak.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) mengatakan, setiap kecamatan minimal ada 1 tempat yang dijadikan isoter. Dalam artian ada satu tempat yang disulap menjadi ruang karantina bagi warga yang terpapar covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan.

"Ada yang pustu atau puskesmas pembantu. Ada juga rumah warga yang disewa untuk mengkarantina pasien covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan," kata Gus Mujib di sela-sela meninjau korban banjir di Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Selasa (15/02/2022).

Sebelum diaktifkan, Satgas terlebih dulu melakukan pengecekan terhadap kondisi masing-masing isoter. Kata Gus Mujib, hal itu dilakukan untuk mengetahui layak tidaknya tempat tersebut dijadikan rumah isolasi warga terpapar.

"Kita pastikan layak tidaknya tempat tersebut. Jadi tidak terburu-buru melihat satu tempat kemudian diputuskan," singkatnya.

Tak hanya tempat yang layak, Gus Mujib menegaskan bahwa selama dikarantina, para warga juga akan mendapatkan asupan gizi yang baik. Mulai dari makan tiga kali sehari plus vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan.

"Makan dan minum semuanya steril dan ditempatkan dalam box seperti makan siang. Makan tiga kali sehari plus vitamin dan obat-obatan," jelasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib menerangkan bahwa karantina warga dilakukan antara 5-10 hari. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien itu sendiri.

"Kalau sudah stabil dan sehat betul, ya kita pulangkan," pungkasnya.

Sementara itu, hingga hari ini, jumlah kasus aktif di Kabupaten Pasuruan mencapai 539 orang. Dari jumlah tersebut, 58 orang tengah dirawat di RSUD Bangil, 9 orang di RSUD Grati, 50 orang di RS luar Pasuruan, 55 orang di SKB Pandaan, BLK Rejoso 56 orang, 12 orang di gedung isolasi luar daerah dan 299 orang menjalani isolasi mandiri. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Siapkan Skill untuk Kebutuhan Industri, 64 Pencaker di Kabupaten Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional

Sebanyak 64 pencari pekerjaan (pencaker) di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pelati...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...