Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kabupaten Pasuruan Terima 7000 Dosis Vaksin PMK

Gambar berita
24 Januari 2025 (02:20)
Kesehatan
8607x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sebanyak 7000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Pasuruan, sudah datang.

Ribuan vaksin tersebut sudah diambil dari Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sekitar seminggu lalu.

Kepala Dinas Peternaan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur alfiah mengatakan, begitu selesai diambil, vaksin-vaksin tersebut langsung disebar ke seluruh kecamatan, khususnya dengan kasus PMK yang tinggi. Seperti Prigen, Lekok, Grati, Winongan dan Gempol.

“Kita seba ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Tapi memang kita prioritaskan ke wilayah yang kasus PMK nya banyak seperti Prigen, Winongan, Grati dan lainnya,” kata Alfiah di sela-sela monitoring pasar hewan Gondangwetan, Jumat (24/1/2025).

Dari 7000 vaksin yang diambil, jumlah dosis yang sudah disuntikkan ke ternak sekitar 2000-an dosis. Alfiah menegaskan bahwa ternak yang disuntik, seluruhnya adalah sapi potong. Sebab untuk sapi perah, vaksinasi sudah tuntas dilakukan.

”Ternak yang kita vaksin ya sapi potong. Kalau sapi perah semuanya sudah selesai,“ imbuhnya.

Lebih lanjut Alfiah menegaskan bahwa vaksinasi lebih banyak dilakukan pada sapi yang sehat. Sedangkan untuk sapi yang sakit, pihaknya berfokus pada penyembuhan terlebih dahulu.

“Tapi ada juga peternak yang awalnya punya sapi yang kena PMK kemudian sembuh dan ingin divaksin, ya kami lakukan,” terangnya.

Hanya saja, meski vaksin sudah datang, Alfiah menegaskan bahwa masih ada peternak yang menolak ternak miliknya divaksin. Alasannya pun beragam, salah satunya khawatir sapi-sapinya justru semakin sakit jikalau divaksin.

Oleh sebab itu, dengan datangnya vaksin dari Pusat, ia berharap para peternak untuk merelakan ternak miliknya divaksin.

“Kemarin kita laksanakan vaksinasi, tapi kami temui ada yang masih menolaknya. Ini sangat disayangkan, karena demi kesehatan ternak sapi juga,“ imbuhnya.

Diketahui, hingga Kamis (23/1/2025) kemarin, kasus PMK di Kabupaten Pasuruan berjumlah 251 kasus. Dari jumlah tersebut, 17 ekor diantaranya mati, 140 ekor sembuh dan 104 ekor masih dalam proses penyembuhan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...