Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jaga Tradisi Supaya Tak Hilang, Pemkab Pasuruan Tetap Gelar Ngaji Al Qur'an Via Online

Gambar berita
26 Juni 2020 (16:15)
Kepegawaian
3081x Dilihat
0 Komentar
admin

Tak ingin tradisi “Ngaji Al Qur’an” hilang di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menggantinya dengan “Ngaji Online”.

Harinya pun sama, yakni setiap jumat pagi mulai pukul 07.00 -08.00 WIB.

Seperti yang terlihat pada Jumat (26/06/2020) pagi, dimana Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf memulai acara Ngaji Online tersebut dengan membaca surat Ad Dhuha dari dalam Command Center.

Setelah selesai, secara bergantian dilanjutkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Pj Sekda Misbah Zunib; dan disimak oleh 22 OPD (organisasi perangkat daerah) yang sudah terjadwal setiap minggunya.

Menurut Irsyad, Ngaji Al Qur’an yang biasanya dilaksanakan setiap jumat harus tetap ada. Apalagi dalam situasi pandemic Covid-19, hal yang bisa dilakukan selain melaksanakan anjuran pemerintah adalah berdoa dan melaksanakan amalan yang disukai Allah SWT.

“Mengaji Al Qur’an adalah amalan yang disukai Allah SWT, karena terkandung seluruh isi kehidupan. Apapun yang ada di dalam dunia dan akhirat, seluruhnya tersampaikan dalam Al Qur’an. Maka dari itu, jangan sampai kegiatan ini hilang karena pandemic,” kata Irsyad, sesaat setelah acara selesai dilaksanakan.

Dijelaskannya, Ngaji Online dilaksanakan dengan menggunakan system daring (dalam jaringan). Hal ini dilakukan lantaran kebijakan pemerintah yang mengharuskan setiap warga negara untuk menjaga jarak (physical distancing) dan menghindari kerumunan.

“Yang penting, tradisi ini terus kami lakukan sebagai bagian dari ikhtiyar dan berdoa untuk keselamatan seluruh karyawan dan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” jelasnya kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Irsyad menambahkan bahwa selain mengaji Al Qur’an, di akhir acara juga ada tausiah dari alim ulama dan ditutup dengan doa bersama. Oleh karenanya, ia meminta seluruh karyawan Pemkab Pasuruan yang beragama Islam, untuk betul-betul mengikuti acara ini sampai selesai.

“Karena hanya 1 jam, jadi cepat sekali. Maka saya minta untuk tidak satu karyawan pun yang beragama islam untuk absen dalam ngaji Qur’an ini. Kecuali kalau ada yang sakit atau tidak masuk kerja,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...