Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Istimewa, MAN Bangil Buka Kelas PDCI, Lulus Dalam 2 Tahun

Gambar berita
07 April 2017 (16:43)
Pendidikan
8211x Dilihat
0 Komentar
admin

Kabar gembira bagi calon siswa baru MAN Bangil yang memiliki Intellegence Quotient (IQ) tinggi atau tingkat kecerdasan istimewa. Sebab, Madrasah yang akan berganti nama menjadi MAN I Pasuruan ini akan membuka Program Peserta Didik Cerdas Istimewa atau PDCI pada tahun pelajaran 2017-2018 mendatang.

Syaiful Anwar, Kepala MAN Bangil mengatakan, melalui kurikulum Sistem Kredit Semester (SKS) yang akan diterapkan, peserta didik hanya butuh waktu 2 tahun untuk bisa menyelesaikan 3 tahun pendidikan di MAN Bangil. Untuk tahun ajaran baru mendatang, sudah ada 15 anak yang lolos untuk mengikuti kelas PDCI.

“Untuk 15 anak ini rata-rata IQ nya adalah 130, dan mereka adalah anak-anak yang punya tingkat kecerdasan di atas rata-rata sehingga layak dan lolos mengikuti PDCI,” kata Syaiful di sela-sela kesibukannya, Jumat (07/04/2017).

Sebelum diterima menjadi bagian dari siswa kelas PDCI, para calon siswa harus menikuti beberapa rangkaian seleksi, mulai dari kesehatan, tes IQ, Psycho test serta ditambah bukti nilai raport semasa SMA dengan nilai raport rata-rata 8. Hanya saja, Syaiful menegaskan bahwasanya para siswa kelas PDCI harus merogoh kocek lebih dalam, lantaran akan dipergunakan untuk membeli buku beserta modul yang biasanya dipergunakan selama kelas X-XII.

“Pasti agak mahal karena kelasnya juga harus AC, kemudian untuk beli buku dll. Tapi kalaupun ternyata siswanya adalah anak kurang mampu, maka kita akan subsidi silang,” pungkasnya.

Ditambahkannya, meskipun dibuka kelas PDCI, akan tetapi idak berarti menghapus program yang telah digagas sebelumnya meskipun nantinya menerapkan SKS by school.

“Artinya menu program Full Day Agama, Full Day Umum dan Reguler di MAN Bangil tetap diberlakukan hanya saja ada tambahan PDCI itu. Nanti tim kurikulum yang mengatur”, urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...