Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Intens Dropping Air Bersih ke 16 Desa Rawan Kekeringan

Gambar berita
11 Oktober 2017 (19:02)
Umum
3232x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus intens melakukan dropping air bersih ke 16 desa di Kabupaten Pasuruan yang hingga kini masih dilanda kekeringan.

Bakti Jati Permana, Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan mengatakan, dropping air bersih dilakukan setiap hari sejak bulan Juli lalu, dan akan terus dilakukan sampai musim penghujan tiba.

“Kita terus mendistribusikan air bersih ke semua desa yang masih dalam kategori kekeringan setiap hari. Dalam sehari kita kirim 2 tangki ke semua desa, dengan harapan dapat langsung dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya,” kata Bakti di sela-sela kesibukannya, Rabu (11/10/2017).

Keenam belas desa yang masih kekeringan tersebar di 4 kecamatan, yakni Lumbang, Winongan, Lekok dan Pasrepan. Untuk Lumbang, total ada 5 desa yang dilanda kekeringan, yakni Desa Karangasem, Karangjati, Watulumbung, Cukurguling dan Lumbang. Sedangkan di Kecamatan Winongan ada 3 desa, diantaranya Desa Kedungrejo, Sumberrejo dan Desa Jeladri. Begitu juga dengan Kecamatan Lekok, setidaknya ada 4 desa terdampak, yakni Desa Balunganyar, Pasinan, Wates dan Semedusari, dan di Kecamatan Pasrepan ada 4 desa, yakni Desa Sibon, Petung, Klakah dan Desa Tambakrejo. Kata Bakti, dari seluruh desa tersebut, warga terdampak yang memerlukan bantuan air bersih mencapai 13.244 Kepala Keluarga (KK).

“Meskipun sekarang sudah mulai turun hujan, akan tetapi selagi hujan tersebut belum membentuk sumber besar, maka sesuai arahan Pak Bupati Irsyad, dropping air bersih akan terus kita lakukan,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal anggaran yang disiapkan untuk distribusi air bersih, Bakti menegaskan bahwa seluruhnya berasal dari anggaran kedaruratan yang bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2017. Hingga saat ini, total anggaran yang sudah dikeluarkan untuk distribusi air bersih mencapai Rp 300 juta, sehingga untuk kebencanaan, anggaran yang berada di BKD ( Badan Keuangan Daerah) Kabupaten Pasuruan siap dikeluarkan sewaktu-waktu.

“Kita siap untuk memback up masalah kebencanaan di Kabupaten Pasuruan, seperti kekeringan, banjir, tanah longsor dan bencana lainnya,” pungkas pria berbadan tinggi besar itu. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...