Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

HUT Pramuka ke 64. Kak Shobih : Pramuka Harus Jadi Gelombang. Jangan Malah Jadi Gelembung

Gambar berita
26 Agustus 2025 (12:36)
Pemerintahan
3231x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Pasuruan sukses menggelar Apel Besar di Alun-Alun Bangil, Selasa (26/8/2025).

Kesuksesan tersebut terlihat saat perwakilan Pramuka dari Bakorwil Barat menampilkan berbagai macam atraksi dan penampilan. 

Dimulai dari semaphore dance dari Kecamatan Kraton, kemudian tari pagebluk dari Rembang, menyanyi solo dari Gempol, tari seblang dari Sukorejo dan tari remo dari Beji.

Tak selesai sampai di situ, masih ada penampilan-penampilan yang tak kalah memukaunya. Seperti Tari Ladoyo dari Kwartir Prigen, Garuda Kecil dari Bangil, Tari Jaripa dari Pandaan, Drumband SMA Taruna Madani, hingga flashmob tari tabola bole sebagai penampilan penutup dari seluruh pramuka yang hadir.

Dari seluruh penampil, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan, Shobih Asrori memberikan applause sekaligus mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari Pramuka. Sebab pramuka zaman sekarang adalah pramuka yang siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

"Gerakan pramuka harus hadir sebagai solusi strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas serta berwawasan kebangsaan," katanya. 

Di era seperti saat ini, Pramuka dihadapkan banyak tantangan. Mulai dari arus digitalisasi global yang semakin canggih, disrupsi TI hingga berbagai ancaman sosial seperti maraknya judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi hingga masuknya budaya asing.

Oleh sebab itu, Gus Shobih - sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini mengibaratkan pramuka sekarang harus menjadi gelombang yang siap  menghadapi berbagai jenis tantangan, hambatan maupun halangan yang ada di depan mata.

"Jangan sampai pramuka malah jadi gelembung. Ke mana-mana ngikut saja, tapi begitu ada angin besar maka gelembung akan langsung pecah. Pramuka harus jadi gelombang yang siap menghadapi apapun," tegasnya. 

Sementara itu, Waka Bina Muda Gerakan Pramuka Kwarcab Pasuruan, Sugiarto menambahkan pramuka identik dengan kacu leher, salah satu identitas diri yang menggambarkan rasa kebangsaan yang dimiliki setiap pramuka.

Dari simbol sederhana inilah, ia meyakini pramuka sampai kapanpun akan tetap ada pada setiap generasi.

"Kacu leher/hasduk menggambarkan bendera. Jangan sampai terlepas dari generasi kita. Harus tetap terkalungkan supaya jiwa patriotisme tetap terpatri dalam jiwa," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...