Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Harga Bawang dan Telur di Sejumlah Pasar Tradisional, Merangkak Naik

Gambar berita
19 Desember 2025 (13:17)
Umum
1075x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menjelang Natal dan tahun baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan, mengalami kenaikan.

Di Pasar Bangil misalnya. Harga bawang merah, bawang putih, dan telur ayam boiler merangkak naik sejak seminggu terakhir. 

Marhatun (57), salah seorang penjual sembako menjelaskan, untuk harga bawang merah yang awalnya dijual Rp 45 ribu per satu kilogram, kini naik menjadi Rp 55 ribu. Begitu pula dengan bawang putih yang mengalami kenaikan Rp 5 ribu, yakni dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu. 

Sedangkan telur ayam boiler yang sebelumya hanya Rp 28 ribu kini naik menjadi 32 ribu.

"Yang paling naik tingginya ya harga bawang merah. Naiknya Rp 10 ribu per satu kilogram," kata Marhatun di sela-sela kesibukannya melayani pembeli, Jumat (19/12/2025).

Naiknya tiga komoditas utama tersebut bukan tanpa alasan. Kata Marhatun, khusus bawang merah dan bawang putih, kenaikan harga disebabkan ongkos pengangkutan yang lebih mahal dari biasanya plus faktor cuaca yang menyebabkan panen bawang merah dan bawang putih lebih sedikit.

"Karena ada yang busuk. Khan hujan terus, dan ongkos kendaraan ikutan naik," imbuhnya. 

Lain halnya dengan harga telur ayam boiler. Marhatun menjelaskan kenaikan harga dipicu banyaknya permintaan untuk kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) yang membuat pasokan menjadi berkurang.

"Naiknya dari peternak ayam petelur. Katanya pasokannya sedikit karena terus dibeli untuk makan gratis pemerintah itu," singkatnya.

Sementara itu, Pengelola Pasar Bangil, Nanang Kosim menegaskan meski harganya semakin mahal, namun masyarakat memandang masih bisa menjangkaunya.

"Karena musim hajatan juga. Jadi banyak permintaan yang membuat harga naik," tegasnya. 

Lebih lanjut Nanang menyampaikan bahwa Disperindag bersama Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan juga telah memonitoring stok sembako di semua pasar tradisional, dan seluruhnya dalam kondisi aman.

"Semuanya aman dan mencukupi untuk kebutuhan warga sampai awal tahun depan," tutupnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...

Article Image
3 Jemaah Haji Kabupaten Pasuruan Wafat Di Tanah Suci

Inna lillahi wa inna ilaiho rojiun. Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji...