Mas
Bupati Rusdi, sapaan familiar Bupati Pasuruan mengajak seluruh elemen masyarakat
untuk mengambil peran lebih dalam pembangunan daerah. Himbauan itu
disampaikannya pada saat menghadiri malam Inagurasi Resepsi Pelantikan Pengurus
Gerakan Pemuda Ansor Bangil Masa Khidmah 2024-2028.
Dalam agenda yang dihelat di Graha PCNU Bangil pada hari Minggu (6/7/2025) tersebut, Kepala Daerah menggarisbawahi tentang pentingnya dukungan dari semua pihak untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan. Di situlah dibutuhkan kontribusi tenaga dan pikiran dari para pengurus terlantik. Bagaimana bisa bergerak bersama-sama Pemerintah Daerah untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat sesuai porsi masing-masing.
“Kita
berjuang dibawah Nahdlatul Ulama, bagaimana kita bisa bergerak tanpa uang atau
modal. Kita harus bisa menggerakkan ekonomi. Saya harap teman-teman Ansor
Bangil bisa turut andil,” pintanya.
Ditambahkannya,
banyak peluang dan kesempatan yang dapat dioptimalkan pelaksanaannya melalui
berbagai program dari Ansor Pusat. Badan Usaha Milik Ansor, misalnya. Kata Mas
Bupati Rusdi, hal itu sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Pasuruan.
Ada juga program nasional yang berkaitan dengan ketahanan pangan, penguatan ekonomi desa dan pengolahan sampah. Ketiganya merupakan peluang sekaligus tantangan yang disampaikan Bupati Rusdi kepada GP Ansor Bangil.
Menurutnya
hemat Bupati Pasuruan, hal utama yang harus benar-benar diperhatikan adalah, program
tersebut jelas. Sehingga dapat disandingkan dengan program Pemerintah Daerah. Sekaligus
memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal penguatan ekonomi.
“Kita
rangkul semua pihak untuk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah. Yang perlu kita
garis bawahi, bagaimana bisa menyusul ketertinggalan kita dari daerah-daerah
yang lain,” tandasnya bersemangat.
Di
penghujung arahannya, Mas Bupati Rusdi tak lupa menekankan tentang urgensitas
kemitraan lintas lini dalam pembangunan daerah. Karena pada prinsipnya, membangun
Kabupaten Pasuruan tidak dapat dilakukan secara parsial. Melainkan harus
terintegrasi dan saling berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kita tidak boleh terlena, harus bersinergi dan bahu-membahu. Setelah kegiatan hari ini, harus ditindaklanjuti dengan program kegiatan yang nyata. Panjenengan susun program tahun ini untuk di soundingkan di tahun 2026. Semuanya harus bekerjasama,” pungkasnya. (Eka Maria)
Komentar