Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

HADAPI BENCANA, BUPATI IRSYAD PERINTAHKAN CAMAT SIAP DI TEMPAT

Gambar berita
13 Januari 2017 (18:54)
Umum
5413x Dilihat
0 Komentar
admin

Banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir-akhir ini, membuat Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf memerintahkan semua camat se-Kabupaten Pasuruan untuk siap di tempat.

Statement tersebut keluar dari bibir Bupati Irsyad saat memimpin Rapat Koordinasi Kebencanaan di Gedung Segoropuro, Komplek Pendopo Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/01) sore.

Menurutnya, masing-masing camat, khususnya di daerah rawan bencana harus senantiasa mengupdate informasi kebencanaan, baik cuaca maupun setiap kejadian yang mengarah pada terjadinya bencana. Informasi tersebut harus disampaikan kepada lurah/kepala desa, dan diteruskan kepada masyarakat di masing-masing wilayahnya.

"Camat itu adalah wakil Bupati di masing-masing wilayahnya, sehingga apapun informasi harus dikuasai. Salah satunya tentang kebencanaan, jadi semua camat harus bawa HT (handytalky) ke mana-mana, dan juga selalu berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah maupun pihak-pihak lain terkait kebencanaan," kata Irsyad dalam sambutannya.

Lebih lanjut Irsyad menegaskan bahwa camat memiliki peranan penting dalam hal koordinasi kebencanaan. Setiap pergerakan yang mengarah pada terjadinya bencana, harus dapat dideteksi dengan cara selalu bekerja sama dengan semua pihak, diantaranya BPD (badan permusyawaratan desa) hingga sekelas tagana (taruna siaga bencana). Koordinasi yang tepat sama halnya dengan menyelamatkan masyarakat, minimal menghindari adanya korban jiwa dalam setiap bencana.

"Banjir dan tanah longsor maupun bencana lainnya adalah hal yang dapat terjadi di luar kendali kita semua. Akan tetapi, kita dapat mengantisipasi bencana dengan cara siap siaga dan waspada. Nah dari situ,  peran camat harus intens demi menjaga warga yang dipimpinnya," urainya.

Sementara itu, bencana yang terjadi di Kabupaten Pasuruan sejak awal tahun ini adalah tanah longsor di Kecamatan Tosari, serta Banjir di 9 kecamatan, diantaranya Kraton, Pohjentrek, Grati, Winongan, Pandaan, Nguling, Beji, Bangil, dan Rejoso. Bakti Jati Permana, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan menjelaskan, banjir yang terjadi pada tanggal 5 Januari dan 11 Januari lalu telah merendam 13.600 rumah di 39 desa di 9 kecamatan terdampak. Dari kejadian tersebut, Pemkab Pasuruan telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 1,1 Milyar yang dipergunakan untuk beberapa kegiatan kedaruratan, seperti perbaikan kedaruratan jalan dan jembatan, pembersihan material banjir, penyiapan dapur umum (mie instant, nasi bungkus dan sejenisnya), perbaikan tanggul, perbaikan pipa dan distribusi air bersih.

"Sesuai dengan arahan Bupati Irsyad bahwasanya setiap kebencanaan harus diperhatikan, utamanya masyarakat. Untuk itu, segala fasilitas umum yang rusak, langsung diperbaiki dengan sistem darurat. Begitu juga dengan kebutuhan masyarakat akan makan minum dan medis juga kita berikan," jelasnya. (emil

  


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...