Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wakil Ketum PBNU KH.Zulfa Mustofa Hadiri Seminar Hari Santri Ponpes Dalwa

Gambar berita
26 Oktober 2025 (16:06)
Umum
1215x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

KBRN, Pasuruan : Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menghadiri seminar Hari Santri Nasional yang digagas Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa).

Seminar bertajuk “Santri Intelektual: Menjaga Tradisi dan Mengukir Inovasi” tersebut menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU, Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa, kemudian Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Zainal Abidin,M.Pd.,CIRK.CIQaR,CIE, Direktur Pascasarjana UII Dalwa, dan diikuti oleh ribuan santri serta para tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, Gus Shobih menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Dalwa dalam memperkuat identitas Pasuruan sebagai daerah santri.

“Saya melihat santri Dalwa di mana-mana. Pasuruan ini benar-benar hidup dengan semangat santri,” katanya.

Menurut Gus Shobih, seminar ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali eksistensi santri sebagai pilar intelektual bangsa. Khususnya di tengah tantangan era digital dan isu menurunnya citra santri di ruang publik.

"Tentu saja kegiatan ini diharapkan menjadi wadah refleksi dan penguatan nilai-nilai tradisi pesantren yang berakar pada keilmuan dan akhlakul karimah," katanya. 

Sementara itu, Zainal Abidin sebelum membuka seminar menyoroti menyoroti kekuatan spiritual dan ketaatan santri kepada kyai sebagai fondasi utama dinamika pesantren.

“Ini panggung masih ada di utara tadi, panggung sebesar ini bersama sound systemnya. Magrib masih ada di Utara, Abuya Habib Zain memerintahkan untuk memindahkan ke selatan agar KH. Zulfa melihat dan memberkahi gedung ini, dipindah bersama-sama bareng-bareng, tidak sampai satu jam selesai. kalau perintah seorang Direktur kepada pegawainya belum tentu sanggup, tapi perintah seorang Kyai Pengasuh kepada muridnya langsung dilaksanakan tanpa ada bantahan, ini kekuatan kita,” tuturnya.

Dalam sesi utama, KH. Zulfa Mustofa menegaskan bahwa santri masa kini harus berperan sebagai intelektual yang mampu menjaga tradisi sambil berinovasi. Ia menekankan bahwa tradisi keislaman tidak boleh tercerabut dari semangat pembaruan yang kreatif dan produktif.

“Menjaga tradisi diwujudkan melalui semangat belajar dan berakhlak mulia. Itu anugerah paling indah untuk seorang santri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan konsep Helicopter View, yakni kemampuan berpikir luas dan strategis dalam memahami realitas zaman, berbeda dari Scooter View yang sempit dan terbatas.

“Dengan pandangan luas seperti itu, peran santri menjadi lebih ideal dan relevan di era sekarang,” tegasnya.

Menariknya, KH. Zulfa juga mencontohkan Pondok Pesantren Dalwa sebagai simbol inovasi pesantren modern yang tetap berpegang pada nilai-nilai tradisi.

“Dalwa kini menjadi contoh pesantren yang indah, terawat, dan modern—bahkan dianggap seperti hotel. Ini bukti bahwa santri bisa berinovasi tanpa meninggalkan akar pesantren,” ujarnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...