Wakil
Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meminta kepada seluruh masyarakat Kelurahan
Bendomungal, Kecamatan Bangil agar benar-benar memanfaatkan segala sarana
prasarana yang telah dibangun khusus untuk warga setempat. Hal itu
disampaikannya pada saat menghadiri Peresmian Penanganan Kumuh Skala Kawasan
Terpadu dan Terintegrasi Kelurahan Bendomungal.
Hadir
bersama Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko dan Kepala Dinas terkait, Gus
Shobih sapaan akrab Wakil Bupati juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Gubernur
Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Seperti yang diutarakannya dalam pernyataannya
berikut ini.
“Atas
nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih
yang setinggi-tingginya kepada Ibu Gubernur Khofifah dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan
Cipta Karya Provinsi Jawa Timur. Untuk masyarakat Kelurahan Bendomungal, mari
kita manfaatkan dan kita jaga sarana yang sudah tersedia dengan baik ini,” pintanya pada hari Rabu
(21/12026).
Wakil
Bupati berharap, kawasan Bendomungal semakin berkembang sebagai ruang hidup
yang nyaman bagi warganya. Sekaligus menjadi kawasan yang memiliki nilai
sosial, budaya dan religi yang membanggakan bagi Kabupaten Pasuruan.
“Harapannya
kami, pembangunan kawasan kumuh ini tidak hanya spesifik pada bangunan saja.
Tapi juga pembangunan sosial dan lainnya yang membutuhkan penganganan,”
tandasnya.
Sementara
itu, dalam arahannya Gubernur Khofifah menjabarkan tentang urgensitas proses
pengintegrasian kawasan kumuh menjadi permukiman yang sehat. Menurutnya, PERMATA
JATIM tersebut sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur
dalam menghadirkan lingkungan hunian yang layak, sehat, aman dan manusiawi bagi
masyarakat.
“Kawasan
terpadu dan terintegrasi, mudah-mudahan permukiman ini menjadi permukiman yang
sehat. Setelah kawasan ini diresmikan, mohon semua masyarakat yang hadir di
sini, baik asli maupun yang rawuh di sini bisa menjaga dengan baik,” imbuhnya.
Kata
Gubernur Khofifah, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik
dan infrastruktur dasar saja. Tetapi juga diarahkan untuk memperkuat aspek
sosial, ekonomi dan mengoptimalkan potensi local. Termasuk wisata religi
masyarakat setempat. Ia berharap, program tersebut menjadi contoh penanganan
kawasan permukiman kumuh secara terpadu di berbagai wilayah Jawa Timur.
"Hari
ini, kita meresmikan hasil pelaksanaan Program Permata Jatim di Kelurahan
Bendomungal, Kecamatan Bangil. Ini sebagai wujud nyata kehadiran Pemerintah
dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat," jelasnya.
Ditegaskannya,
mengatasi kawasan kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan
memerlukan pendekatan yang komprehensif, terstruktur dan terpadu melalui
sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku
kepentingan.
"Atas
nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan terima kasih dan
apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan
kegiatan ini," kata Khofifah. (Eka Maria)
Komentar