Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

E-BOOK, DIANTARA INOVASI PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL

Gambar berita
12 April 2017 (11:20)
Pelayanan Publik
4181x Dilihat
0 Komentar
admin

Agar keberadaan perpustakaan tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pustakawan harus mampu berinovasi mengembangkan digitalisasi perpustakaan. Harapannya, ada peningkatan minat baca masyarakat. Demikian disampaikan Akhmad Sukardi Sekdaprov Jatim menyikapi tantangan yang dihadapi perpustakaan yang saat ini semakin berat.     

Menurutnya, diantara inovasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat yakni melengkapi fasilitas perpustakaan dalam bentuk E-Book dan layanan peminjaman jarak jauh. Sehingga masyarakat lebih tertarik untuk datang dan memanfaatkan perpustakaan sebagai wahana sumber bacaaan.

“Pengembangan perpustakaan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, melalui peningkatan minat dan budaya baca. Karena dengan semakin meningkatnya kecerdasan maka kesuksesan akan mudah didapat. Dengan inovasi yang dibuat tersebut semoga bisa meningkatkan minat baca masyarakat”, jelasnya.

Inovasi lainnya yang dapat dilakukan oleh lembaga perpustakaan yakni melalui kajian minat baca masyarakat. Kata Sukardi, hal itu dapat dilakukan dengan mengukur tingkat budaya membaca atau  indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan perpustakaan di Jatim. Upaya ini penting diterapkan, mengingat berdasar survei UNESCO, indeks minat baca bangsa Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara lainnya.

Jika hal tersebut dilakukan maksimal, Sukardi optimis, perpustakaan dapat menjadikannya sebagai wahana belajar yang efektif. Output-nya, bisa mendidik menjadi manusia mulia, kreatif dan bertanggungjawab.

“Pengembangan perpustakaan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, melalui peningkatan minat dan budaya baca. Karena dengan semakin meningkatnya kecerdasan maka kesuksesan akan mudah didapat. Faktanya, meskipun perpustakaan memberi manfaat besar namun keberadaannya masih bersifat parsial, Karena belum menjangkau semua segmen masyarakat di Jatim. Masih 3.135 desa yang mendapat bantuan perpustakaan, dimana jumlahnya belum seimbang dengan jumlah total desa di Jatim yang mencapai 8.501 desa”, pungkasnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...

Article Image
Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Wabup Gus Shobih Gelorakan Hidup Sehat Dengan Berolahraga

Jalan Sehat Kerukunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB...

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...