Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

E-BOOK, DIANTARA INOVASI PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL

Gambar berita
12 April 2017 (11:20)
Pelayanan Publik
4259x Dilihat
0 Komentar
admin

Agar keberadaan perpustakaan tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pustakawan harus mampu berinovasi mengembangkan digitalisasi perpustakaan. Harapannya, ada peningkatan minat baca masyarakat. Demikian disampaikan Akhmad Sukardi Sekdaprov Jatim menyikapi tantangan yang dihadapi perpustakaan yang saat ini semakin berat.     

Menurutnya, diantara inovasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat yakni melengkapi fasilitas perpustakaan dalam bentuk E-Book dan layanan peminjaman jarak jauh. Sehingga masyarakat lebih tertarik untuk datang dan memanfaatkan perpustakaan sebagai wahana sumber bacaaan.

“Pengembangan perpustakaan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, melalui peningkatan minat dan budaya baca. Karena dengan semakin meningkatnya kecerdasan maka kesuksesan akan mudah didapat. Dengan inovasi yang dibuat tersebut semoga bisa meningkatkan minat baca masyarakat”, jelasnya.

Inovasi lainnya yang dapat dilakukan oleh lembaga perpustakaan yakni melalui kajian minat baca masyarakat. Kata Sukardi, hal itu dapat dilakukan dengan mengukur tingkat budaya membaca atau  indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan perpustakaan di Jatim. Upaya ini penting diterapkan, mengingat berdasar survei UNESCO, indeks minat baca bangsa Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara lainnya.

Jika hal tersebut dilakukan maksimal, Sukardi optimis, perpustakaan dapat menjadikannya sebagai wahana belajar yang efektif. Output-nya, bisa mendidik menjadi manusia mulia, kreatif dan bertanggungjawab.

“Pengembangan perpustakaan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, melalui peningkatan minat dan budaya baca. Karena dengan semakin meningkatnya kecerdasan maka kesuksesan akan mudah didapat. Faktanya, meskipun perpustakaan memberi manfaat besar namun keberadaannya masih bersifat parsial, Karena belum menjangkau semua segmen masyarakat di Jatim. Masih 3.135 desa yang mendapat bantuan perpustakaan, dimana jumlahnya belum seimbang dengan jumlah total desa di Jatim yang mencapai 8.501 desa”, pungkasnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...