Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dispenduk Capil Himbau Masyarakat Hindari Calo Untuk Kepengurusan Dokumen Kependudukan

Gambar berita
10 Juni 2021 (18:00)
Pelayanan Publik
4291x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menghimbau seluruh masyarakat agar menghindari calo dalam kepengurusan dokumen kependudukan seperti KTP-el, KK (Kartu Keluarga) dan lainnya.

Himbauan ini disampaikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasuruan dengan harapan agar dalam mengurus surat-surat kependudukan, dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan.

Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, dengan mengurus sendiri, maka bisa menjadi bukti bahwa segala kepengurusan KTP-el dan dokumen kependudukan lain tak dikenai biaya sepeserpun.

Sebaliknya, jangan sampai terjadi yang namanya pungutan liar (pungli) dari calo yang ingin mencari keuntungan semata.

“Calo itu orang lain yang kadangkala menawarkan bantuan bersyarat. Nah syaratnya itu adalah uang jasa mengurus. Padahal kami sama sekali tidak menarik sepeser pun uang dari warga yang mengurus dokumen kependudukan,” kata Yudha, di sela-sela kesibukannya, Kamis (10/06/2021).

Dijelaskan Yudha, penggratisan seluruh pengurusan dokumen kependudukan memang sudah diatur dalam undang-undang dan biayanya dibebankan pada negara. Pun demikian dengan hal layanan, seluruhnya dipermudah, sebab kini sudah ada Kios E-Pak Ladi yang tersebar pada ratusan desa/kelurahan di Kabupaten Pasuruan.

“Di pelosok juga kita bangun Kios e-Pak Ladi untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkau layanan kependudukan. Targetnya semua desa yang belum puinya Kios, akan kita bangun,” tegasnya.

Sementara itu, terkait adanya berita yang menjadikan M (60), warga Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan sebagai korban penarikan pungli Rp. 700.000 oleh salah satu perangkat desa, Yudha menegaskan bahwa hal tersebut terjadi di tahun 2019 lalu.

Menurutnya, yang bersangkutan adalah satu dari banyak penerima bantuan desa yang memiliki kekurangan dalam hal persyaratan dokumen administrasi kependudukan. Lantaran butuh cepat, korban pun meminta bantuan kasun setempat untuk mengurusnya.

Hanya saja, lantaran kasun tersebut tidak sanggup mengurusnya, maka kemudian diurus oleh S (calo) dengan syarat ada uang jasa Rp 700 ribu. Uang tersebut sebagai upah kesanggupan untuk memastikan penerbitan Suket (surat keterangan) KTP-el.

“Setelah blanko KTP tersedia, oleh S diurus lagi jadi e-KTP. Nah, dari situ, Kasun nya dimintai tolong untuk ngambil KTP itu. Namun S malah minta tambahan sehingga terpaksa pake uang pribadinya Rp 150 ribu dan diserahkan kepada S,” ungkapnya.  (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalur Pendakian Gunung Arjuno - Welirang, Ditutup Total

RRI.CO.ID, Pasuruan - Akses jalur pendakian menuju kawasan Gunung Arjuno dan Wel...

Article Image
Jalan-jalan ke Kampung Bebek di Dusun Tawangsari, Kejapanan Kebanjiran. Kewalahan Terima Order Telur Asin untuk MBG

Dusun Tawangsari, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dari dulu...

Article Image
RSUD Bangil Jalani Evaluasi Akreditasi, Pemkab Pasuruan Tegaskan Komitmen Peningkatan Layanan Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kual...

Article Image
Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda Ingatkan Umat Islam Jangan Tinggalkan Sholat Dalam Situasi Apapun. Termasuk Saat Karnaval Agustusan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda mengingatk...

Article Image
Bupati Rusdi Serahkan SK Remisi Bebas untuk 6 WBP rutan Bangil

Siswarno (54), warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Bangil tak bisa menyembun...