Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Gelar Bimtek Pemotongan Hewan Qurban Sesuai Syariat Islam dan Kesrawan

Gambar berita
22 Mei 2025 (12:12)
Pelayanan Publik
385x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tata cara pemotongan hewan qurban yang sesuai dengan syariat Islam dan kesejahteraan Hewan (Kesrawan), Kamis (22/5/2025).

Bimtek tersebut digelar di wilayah Kecamatan Purwodadi dan dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, Perwakilan MUI setempat dan undangan lainnya. Sedangkan pesertanya adalah para takmir masjid di wilayah sekitar.

Menurut Alfiah, tujuan digelarnya Bimtek tak lain agar para takmir masjid maupun masyarakat betul-betul mengetahui bagaimana tata cara pemotongan hewan qurban yang tak hanya sesuai syariat agama islam saja, namun memastikan hewan yang akan disembelih dalam keadaan baik dan sehat.

"Supaya siapapun yang menyembelih hewan qurban paham tata cara pemotongan yang benar menurut syariat islam serta memperhatikan kesejahteraan hewan dan keamanan daging konsumsi," katanya.

Dijelaskan Alfiah, bimtek digelar dalam 13 kali pertemuan dengan menghadirkan dua narasumber, yakni dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau Lembaga Takmir Masjid (LTM) maupun Rumah Dakwah serta dari Dinas Peternakan.

Untuk narasumber dari MUI/LTM/Rumah Dakwah membahas tentang tata cara pemotongan hewan qurban sesuai syariat agama islam. Sedangkan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menjelaskan tentang pemotongan hewan yang sesuai dengan kesejahteraan hewan.

"Kita datangkan narasumber yang ahli dan kompeten di bidang penyembelihan qurban,” singkatnya.

Dengan selesainya Bimtek, Alfiah berharap pelaksanaan ibadah qurban di Kabupaten Pasuruan berlangsung dengan lancar dan tepat dan aman.

"Lancar itu tidak ada kendala apapun. Dan aman artinya semua hewan yang diqurban sehat dan baik sehingga nantinya daging yang mau diberikan ke masyarakat itu ASUH, yakni aman, sehat utuh dan halal," harapnya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Optimalkan E-Transaksi, Pemkab Pasuruan Kejar Tata Kelola Keuangan yang Bersih dan Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk s...

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan ETPD Wajib Dilaksanakan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Elektronifikasi Transaksi Pemeri...

Article Image
Serunya Olahraga Bersama Peringati Hari Bhayangkara ke 80 Polres Pasuruan Kota. Fun Bike Hingga Doorprize Umroh ke Makkah

Pagi hari paling pas diisi dengan aktifitas olahraga. Inilah yang terlihat...

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...