Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Daya Beli Menurun, Pemkab Pasuruan Ajak Warga Ramaikan Pasar Tradisional

Gambar berita
28 Desember 2023 (07:56)
Ekonomi
2785x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam tiga bulan terakhir, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan. Bahkan penurunannya sampai 30%.

Pasar yang dulunya penuh sesak oleh warga dengan berbagai transaksi ekonominya, kini terlihat agak sepi. Tak ada lagi warga yang berjubel untuk bisa melewati setiap lorong yang ada di dalam pasar.

Hal yang sama terlihat di Pasar Purwosari, Kamis (28/12/2023) pagi. Kepala UPT Pasar Purwosari, Hasyim membenarkan hal tersebut.

Di Pasar Purwosari tercatat ada 650 pedagang yang menggantungkan hidupnya dari berjualan sembako. Hanya saja, beberapa pedagang mengeluh akan sepinya pembeli yang datang di setiap harinya. Khususnya pedagang pracangan dan pakaian.

"Apalagi pracangan dan jualan pakaian, sepi pembeli," pungkasnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan yang kebetulan tengah melakukan monitoring sembako dan pembinaan pedagang tak mengelak akan fenomena tersebut.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu melalui Kabid Perdagangan, Deddy Irawan melihat ada perubahan perilaku yang dilakukan oleh masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok rumah tangga. 

Daya beli konsumen di sejumlah pasar tradisional dilihatnya kian menurun, seiring perkembangan teknologi. Dalam artian, sekarang  banyak konsumen yang beralih membeli barang di online ketimbang datang ke pasar.

"Bagi kaum mendang-mending, rata-rata mereka membeli produk-produk itu di toko online. Padahal kan, produk dan harganya tidak jauh berbeda. Inilah satu penyebab yang mungkin membuat kunjungan ke pasar semakin turun," katanya. 

Selain banyaknya pembelian melalui aplikasi online, menurunnya kunjungan warga ke pasar tradisional bisa juga disebabkan oleh kian menjamurnya mini market modern. Terlebih, lokasinya pun berdekatan dengan pasar tradisional.

Kata Deddy, keberadaan mini market tersebut jelas berpengaruh pada omset para pedagang, meskipun tidak semua produk di pasar tradisional ada di mini market.

Namun meski menurun, keberadaan pasar tradisional akan tetap berdiri kokoh dan tidak akan ditinggalkan warga. Terutama ketika harus membeli sembako dalam jumlah besar. 

"Contohnya daging, cabai, sayuran segar dan lainnya banyak yang tidak dijual di minimarket. Apalagi ketika warga punya hajat, maka ya pasti beli di pasar tradisional. Jadi meski turun dari sisi kunjungan, tapi pasar tradisional tidak akan ditinggalkan," ucapnya.

Oleh karena itu, Pemkab Pasuruan mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan Pasar Tradisional sebagai jantungnya perekonomian daerah. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...