Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mulai Langka, Pelajar SMKN I Grati Sukses Produksi Hand Sanitizer Buatan Sendiri

Gambar berita
19 Maret 2020 (12:51)
Pendidikan
6125x Dilihat
0 Komentar
admin

Di tengah susahnya masyarakat dalam mencari hand sanitizer (pembersih tangan), SMKN I Grati justru berinovasi, dengan memproduksi hand sanitizer dalam jumlah banyak.

Hand Sanitizer buatan anak SMK ini diberi nama KiNG ONE yang diambil dari kata SMK Negeri I Grati. Produk ini dibuat oleh belasan siswa-siswi kelas XI Kimia Industri yang didampingi guru dan petugas lab sekolah tersebut.

Salah satu siswi kelas XI KI 2, Silfi Liqoillah mengatakan, untuk membuat hand sanitizer sangatlah mudah. Yakni mencampurkan alcohol dengan gliserin dan ekstak buah lemon. Proses pembuatannya pun telah sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Yang penting kadar alkoholnya lebih dominan. Kalau untuk ekstrak lemon hanya untuk membuat hand sanitizer wangi di tangan,” ungkapnya sembari mempraktekkan cara membuat hand sanitizer di lab SMKN I Grati, Kamis (19/03/2020).

Dijelaskan Silfi, pengolahan cairan antiseptik ini sudah dilakukan sejak dua minggu lalu, dan sudah menghasilkan ratusan liter cairan pembersih tangan yang dikemas dalam botol berbagai ukuran. Mulai dari 60 ml,100 ml, 250 ml hingga 500 ml. Seluruh hand sanitizer tersebut laris di pasaran, dan diserbu oleh semua kalangan.

“Alhamdulillah, karya kami disukai, karena banyak pesanan,” singkatnya.

Sementara itu, inovasi para pelajar SMKN I Grati dalam membuat hand sanitizer bermula dari ide Sang Kepala Sekolah, yakni Nining Faridah. Ia menuturkan, munculnya gagasan membuat hand sanitizer sendiri berawal saat dirinya mengaku kesulitan mencari hand sanitizer ke apotek, swalayan hingga toko-toko pada umumnya.

Dari situlah, tiba-tiba Nining memberikan tantangan kepada para siswa Jurusan Kimia Industri untuk membuat hand sanitizer made in SMKN I Grati. Tantangan tersebut langsung dijawab oleh para siswa-siswa, dengan membuat percobaan terlebih dulu.

“Saya kagum dan senang karena siswa-siswi juga antusias untuk memproduksi hand sanitizer sendiri,” terangnya.

Menurut Nining, dengan memproduksi Hand sanitizer sendiri, dirinya dapat mengajarkan arti sebuah peluang usaha, serta memberikan pemahaman akan pentingnya memberikan manfaat bagi orang lain. Terlebih dengan isu penyebaran Covid-19 yang semakin meluas, menjadikan dirinya semakin semangat untuk membantu masyarakat, agar mudah mendapatkan hand sanitizer dengan harga yang sangat murah.

“Untuk ukuran 60 ml kita jual Cuma Rp 15 ribu. Ini yang paling favorit, karena packagingnya juga bagus dan bisa dimasukkan dalam kantong. Kalau yang ukuran 100 ml kita jual Rp 35 ribu. Sangat terjangkau, karena ada nilai social yang harus kami sampaikan kepada masyarakat,” ucapnya kepada Suara Pasuruan.

Nining menegaskan, dalam sehari, tercatat ada 1000 botol hand sanitizer yang telah dipesan oleh perusahaan, sekolah hingga masyarakat umum. Tak tanggung-tanggung, ada pembeli yang justru berasal dari Trenggalek dan Pacitan.

“Mungkin karena murah, dan meskipun secara mutu kami belum sempurna, tapi kami meyakini sangat efektif sebagai pembersih tangan yang mumpuni. Kalaupun semakin banyak, kita juga akan mengurus ijin dari BPOM, Dinas Kesehatan dan seterusnya,” jelasnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Borong Tiga Penghargaan Sekaligus, Kabupaten Pasuruan Unggul dalam Inovasi, Pangan, hingga Pariwisata di JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dala...

Article Image
Permudah Transaksi antara Pembeli dan Pelaku Usaha. Pemkab Pasuruan Luncurkan Aplikasi APIK

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomin...

Article Image
Warga Rejoso Sukses Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Unik dan Menarik

Warga Dusun Sarirejo, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan sukses...

Article Image
Gus Shobih Kukuhkan Pramuka Garuda Siaga dan Penggalang Kwarran Pandaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengukuhkan Pramuka Garuda Kwartir Ranti...

Article Image
Keliling Sekolah Sampai Universitas, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Remaja Hindari Perkawinan Anak

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Rusdi Sutejo terus berkel...