Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ribuan Nelayan di Kabupaten Pasuruan Telah Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Gambar berita
23 April 2025 (13:11)
Pelayanan Publik
1196x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendaftarkan ribuan nelayan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan bagi nelayan kecil saat mengalami kecelakaan kerja maupun kematian akibat kecelakaan saat melaut.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah menjelaskan, untuk tahun ini total ada 1800 nelayan kecil yang didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berasal dari 

5 kecamatan pesisir, yakni Lekok, Kraton,  Nguling, Bangil dan Rejoso serta 1 Kecamatan Perairan Umum Darat (PUD) yaitu Grati.

Tak hanya didaftarkan, seluruh iuran jaminan sosial alias premi yang dibiayarkan di setiap bulannya, juga ditanggung oleh Dinas Perikanan selama satu tahun. 

"Preminya sebesar Rp 16.800 per bulan dan kami tanggung selama satu tahun. Setelah itu ditanggung oleh para nelayan," jelasnya. 

Apabila dikalkulasikan, jumlah nelayan Kabupaten Pasuruan yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagekerjaan sebanyak 4300 orang. Kata Alfi, jumlah tersebut hampir mencapai 50 persen dari jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan. Yakni 8543 orang.

"Mudah-mudahan tak sampai 4-5 tahun lagi, semua nelayan di Kabupaten Pasuruan sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," terangnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Shobih Asrori menegaskan rata-rata nelayan di Kabupaten Pasuruan mayoritas adalah nelayan kecil dengan menggunakan perahu berbobot 2-3 gross tonage (GT) dan mesin 10-24 PK. 

Dengan didaftarkannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, para nelayan bisa bekerja tenang tanpa was-was. Sebab kini memiliki jaminan sosial yang nantinya akan bermanfaat ketika dibutuhkan.

"Tidak ada yang menginginkan kecelakaan kerja atau meninggal dunia saat melaut. Namun ketika itu terjadi, ada santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian yang akan diterima," ucapnya. 

Lebih lanjut Gus Shobih - sapaan akrab Wabup Pasuruan ini menegaskan Pemkab Pasuruan pada tahun ini juga telah menyiapkan anggaran dari DBHCHT untuk warga kurang mampu di Kabupaten Pasuruan, salah satunya nelayan.

"Tahun ini kami juga mengalokasikan anggaran untuk membantu masyarakat miskin, nelayan jadi salah satunya. Apalagi pekerjaan mereka ini sangat beresiko, pasti menjadi prioritas," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Banjir dan Longsor di Prigen dan Pandaan. Warga Bahu Membahu Bersihkan Sisa Material

Intensitas hujan lebat plus angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Prige...

Article Image
Berangkatkan Peserta Mudik Gratis Pemkab Pasuruan. Mas Rusdi : Saya Doakan Perjalanannya Lancar dan Selamat Sampai Tujuan

Bupati Pasuruan, Rusdi sutejo memberangkatkan ratusan warga yang akan mudik ke k...

Article Image
Gus Shobih Acungi Jempol RSUD Bangil Beri Takjil Keluarga Pasien Sebulan Penuh

RSUD Bangil punya cara tersendiri untuk mengisi bulan suci ramadhan 1447 hijriah...

Article Image
Mas Rusdi Ajak Pegawai Pemkab Pasuruan Manfaatkan Betul Libur Lebaran Untuk Perkuat Silaturrahmi

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengimbau seluruh pegawai Pemkab Pasuruan untuk me...

Article Image
Mas Rusdi - Gus Shobih Serahkan ZIS kepada Baznas Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tuntas melaksanakan zakat, infaq dan shodaqoh yang...