Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

250 Entok Ikuti Kontes Nasional. Mulai Kategori Hias, Lokal Sampai Jumbo

Gambar berita
13 April 2026 (14:24)
Ekonomi
1729x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ratusan ekor entok dari berbagai penjuru tanah air mengikuti Kontes Entok Nasional Pasuruan Bersatu tahun 2026.

Kontes ini digelar di Halaman Pasuruan Creative Center (PCC) Kabupaten Pasuruan alias Bangkodir Bangil, Minggu (13/42026) dan dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Asosiasi Peternak Entok Pasuruan Raya, Nur Ardiansyah mengatakan total ada 250 ekor entok yang berpartisipasi dalam kontes, baik kategori entok hias, entok jumbo, entok lokal, serta beberapa kategori lainnya yang disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing jenis entok. 

Selama kontes berlangsung, seluruh entok dinilai oleh juri berpengalaman dengan memperhatikan aspek kesehatan, postur tubuh, keunikan, serta kualitas keseluruhan.

"Kalau klasifikasinya cukup banyak karena sesuai kategorinya. Contohnya entok jumbo ya berarti dari bobot badan, tinggi atau postur entok dan kesehatan," katanya. 

Dijelaskan Ardiansyah, para peserta tidak hanya dari lokal Pasuruan saja. Melainkan sampai Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Ibukota Jakarta.

"Paling banyak ya pasti dari Jawa Timur. Pasuruan lumayan banyak juga," singkatnya. 

Digelarnya kontes entok nasional semata-mata untuk mendorong kemajuan sektor peternakan unggas lokal, khususnya entok. Kata Ardi, jumlah peserta yang mengikuti kontes cukup banyak, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan ternak entok sebagai salah satu potensi ekonomi yang menjanjikan. 

"Lumayan banyak jumlahnya, dan kami ikut termotivasi untuk melaksanakan kontes lebih besar lagi di tahun depan," imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi menambahkan pemerintah menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan lokal.

Menurutnya, kegiatan seperti ini dinilai mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus promosi potensi unggulan daerah. Terlebih populasi entok terus berkembang tak hanya dibudidayakan untuk daging konsumsi saja, melainkan sebagai ternak hias yang bernilai jual tinggi.

"Ternyata luar biasa, utamanya entok jumbo karena bisa seberat 9,8 kg. Apalagi setelah ada kontes, banyak yang tertarik menjadi pembudidaya atau peternak entok," ucapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Permudah Transaksi antara Pembeli dan Pelaku Usaha. Pemkab Pasuruan Luncurkan Aplikasi APIK

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomin...

Article Image
Warga Rejoso Sukses Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Unik dan Menarik

Warga Dusun Sarirejo, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan sukses...

Article Image
Gus Shobih Kukuhkan Pramuka Garuda Siaga dan Penggalang Kwarran Pandaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengukuhkan Pramuka Garuda Kwartir Ranti...

Article Image
Keliling Sekolah Sampai Universitas, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Remaja Hindari Perkawinan Anak

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Rusdi Sutejo terus berkel...

Article Image
Pertemukan Petani dengan Pelaku UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Agrofest 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Agrofest 2026.Pameran segala hasil perta...