Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sebulan, 50 Laporan Warga Resah Ada Satwa Liar Masuk Rumah

Gambar berita
16 Maret 2023 (13:07)
Pelayanan Publik
2924x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam sebulan terakhir, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan disibukkan dengan evakuasi satwa-satwa liar yang meresahkan warga, khususnya tawon vespa affinis dan ular.

Salah seorang petugas Damkar Kabupaten Pasuruan, Suryono mengatakan, hampir setiap hari pihaknya menerima laporan dari warga yang resah dengan keberadaan sarang tawon vespa di atap rumahnya maupun di pohon dekat permukiman.

Atas laporan tersebut, ia dan teman-temannya bergegas menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi sarang binatang yang populer dengan sebutan Tawon Ndas itu.

"Banyak sekali laporan, hampir setiap hari yang namanya warga minta tolong ke kami karena ada sarang tawon vespa di rumahnya," katanya di sela-sela Apel Gelar Pasukan dalam rangka HUT Satpol PP di Halaman Graha Maslahat, Kamis (16/03/2023) pagi.

Apabila dikalkulasi, dalam sebulan total lebih dari 50 laporan warga tentang gangguan tawon vespa maupun ular. Perihal evakuasi sarang tawon, Suryono menjelaskan jikalau sarang tersebut masih baru, maka penanganannya cukup dengan menutup satu lubang sarang tersebut dengan kain spon yang dibasahi dengan bensin.

Namun apabila sarang tersebut punya lebih dari satu lubang, maka evakuasinya lebih berat, karena harus ditutup dengan menggunakan karung goni.

Petugasnya pun wajib memakai APD (alat pelindung diri) supaya tak terkena sengatan tawon berbahaya itu.

"Kalau lubangnya belum rusak, maka cukup kita tutup dengan spon yang sudah kami celupkan ke bensin. Kalau sarangnya rusak, ya kita tutup dengan karung goni dan kita bakar," jelasnya.

Selain tawon vespa, Damkar Kabupaten Pasuruan juga membantu mengevakuasi ular-ular yang masuk ke rumah warga seperti cobra, ular sawah hingga sekelas phyton.

Kata Suryono, penanganan ular sangat mudah, lantaran para petugas sudah berpengalaman menanganinya.

"Kalau ular ya tinggal diambil, kemudian kami lepas. Kalau kayak phyton, monyet, biawak dll kami bawa ke BKSDA karena memang satwa yang dilindungi," ucapnya.

Dengan banyaknya laporan tersebut, Suryono menghimbau kepada warga agar berhati-hati pada tawon vespa ataupun ular.

"Kalau takut, boleh menghubungi kami langsung," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...